Friday, July 15, 2011

FF - UNBELIEVABLE LOVE PART 7

Author : Casey
Main Cast : Choi Jae Hoon aka Jae Hoon
                  : Kim Kibum aka Key
                  : Kim Jonghyun aka Jonghyun
                  : Choi Minho aka Minho
                  : Lee Taemin aka Taemin
                  : Lee Jinki aka Onew
Supporting Cast : Shin Soo Young
                           : Shin Soo Jung
                           : Oemma Jae Hoon
                           : Oemma Soo Young
                           : Mr Kim aka Manager Café “Coffee Time”
                           : Mr Park aka CO – Owner Café  “Coffee Time” 
                                                dan sahabat Mr Kim
Length : Series
Genre : Friendship & Romance
Rating : SU
NB : Ini FF pertama aku yang terinspirasi dari FF yang judulnya “ My SHINee Girl”. Alurnya mungkin sama, tapi aku udah mikirin endingnya dan semoga ga sama kaya ending FF “My SHINee Girl” dan nama Soo Jung juga diambil dari FF itu. Mianhe kalo tiap partnya pendek – pendek. Mianhe juga kalo ada salah pengetikan. Jangan lupa comment yaa ^^ Oke sekarang kita mulai ceritanyaa :DD



Hari ini, Jae Hoon sudah kembali bekerja. Namun, Soo Young masih belum kembali dari Daegu karena neneknya masih sakit, dan dia akan kembali ke Seoul lusa.
“ Huh sepinya kalo ga ada Soo Young” gerutu Jae Hoon
“ Umm oenni, kau sedang berbicara dengan siapa?” tanya Hyo Ra, salah satu pegawai yang juga bekerja disitu
“ Umm anio. Lupakan saja. Aku melayani pelanggan meja 8 dulu yaa, kau lanjutkan saja pekerjaanmu” ujar Jae Hoon lalu pergi meninggalkan Hyo Ra



Di gedung SMEnt……..
“ Akhirnya kita selesai latihan untuk debut kita di Jepang” ujar Onew
“ Rasanya aku lapar sekali hyung” ujar Jonghyun &  Taemin berbarengan
“ Umm aku juga lapar. Sudah terbayang betapa enaknya ayam goreng….. nyam nyam nyam” ujar Onew sambil membayangkan beberapa potong ayam goring yang sudah tersaji dan siap disantap
“ Hiyaa Onew hyung, membayangkan ayam goreng sih boleh, tapi tanganku jangan dimakan juga” ujar Minho
“ Kekekeke mianhe dongsaengku yang tampan, abis ayam gorengnya menggoda sih” ujar Onew sambil melepaskan tangan Minho
“ Baiklah…. Ayo kita makan. Kali ini biar aku yang menyetir” ujar Key
“ Key, kau kan tidak bawa SIM” ujar Jonghyun
“ Tenanglah hyung, tidak jauh kok tempatnya, lagipula jalanannya pun sepi dari polisi” ujar Key
“ Arra, tapi kalau sampai ditilang, aku tidak mau tanggung jawab yaa” kata Jonghyun
“ Yee siapa juga yang minta pertanggung jawaban hyung. Mehrong” kata Key. Akhirnya, mereka sampai di basement, setelah semua member masuk, Key menjalankan mesin menuju tempat makan pilihannya
Asik asik asik aku bisa ketemu Jae Hoon, bagaimana yaa tangannya sekarang? Apa sudah sembuh? Hmm pasti dia makin neoummu yeppeo deh, batin Key sambil senyum – senyum sendiri. Jonghyun yang duduk di depan ternyata memperhatikan dongsaeng -nya
“ EHEM! Kau sedang memikirkan Jae Hoon kan?” tanya Jonghyun tiba – tiba
“ Eh hyung, kau ini mengangetkan ku saja” gerutu Key
“ Hahahaha sudah kuduga kau sedang memikirkan dia” ujar Jonghyun lagi
“ Aku tidak memikirkan siapa – siapa kok hyung” elak Key lagi
“ Bohong kau Key. Kau pasti sedang memikirkan dia kan? Itu lihat saja kedua pipimu sudah memerah” ujar Jonghyun sambil tertawa
Aisshhh sialan, kenapa pipi ga bisa diajak kompromi gini sih, batin Key
“ Aigo, aku penasaran sama yeoja yang bisa bikin dongsaengku jatuh cinta kaya gini kekekeke” ujar Jonghyun.” Seperti apa dia Key?” tanya Jonghyun lagi
“ Umm dia…. Eh itu dia cafenya” kata Key
“ Eh? Ini café yang waktu itu kan?” tanya Jonghyun, namun Key tidak menghiraukannya, dia malah membangunkan Minho, Taemin dan Onew yang terlelap selama perjalanan tadi



Di café tempat Jae Hoon bekerja…..
“ Akhirnya selesai deh pekerjaanku hari ini” ujar Jae Hoon sambil mengusap keringat yang membasahi keningnya. Dia baru saja mengepel lantai café sendirian karena pegawai yang lain sudah pulang 2 jam yang lalu
“ Hah coba saja kalau aku tidak menumpahkan air kotor, sekarang aku pasti udah tidur” gerutu Jae Hoon. Ya, karena kecerobohannya, dia secara tidak sengaja sukses menumpahkan 1 ember air kotor bekas cuci piring ke lantai café, tentu saja hal itu membuat lantai café yang tadinya licin menjadi sangat kotor. “ Eh kenapa ada mobil yang parker? Apa tidak tau kalau café sudah tutup” ujar Jae Hoon. Tak lama kemudian, 5 namja tampan turun dari mobil tersebut, terlihat jelas sekali wajah tampan mereka karena memang tidak tertutup masker. Mereka adalah 5 namja yang dapat membuat yeoja – yeoja berteriak histeris saat bertemu atau sekedar melihat mereka. Jae Hoon memandangi kelima namja tersebut sampai mereka masuk ke dalam café tersebut
“ Jae Hoon, mianhe aku datang kesini malam – malam, kami sangat lapar sehabis latihan. Apakah kami masih bisa memesan makanan?” tanya Key. Namun, yang ditanya masih diam seribu bahasa memandangi kelima namja yang sekarang sudah berdiri di hadapannya. Mereka adalah Onew, Jonghyun, Key, Minho dan Taemin
“ Jae Hoo….. Hey Jae Hoon” kata Key sambil melambai – lambaikan tangannya di depan muka Jae Hoon
“ Umm …. Ne” ujar Jae Hoon gugup. Member SHINee lainnya hanya tersenyum melihat reaksinya.
“ Noona, kita masih bisa memesan makanan kan?” tanya  Taemin
“ Umm ne. Kalian mau pesan apa?” tanya Jae Hoon. Kemudian member SHINee menyebutkan pesanan mereka dan Jae Hoon mencatatnya. Setelah itu Jae Hoon pergi ke dapur untuk membuatkan pesanan mereka.
“ Hyung, sepertinya kita pernah bertemu yeoja itu deh” ujar Minho
“ Eh benar, sepertinya mukanya familier yaaa” timpal Onew
“ Aigo, hyung – hyungku sudah tua rupanya yaa. Itu yeoja yang waktu itu Key hyung bawa ke dorm. Iya kan Key hyung?” ujar Taemin
“ Ahh itu… umm ne” jawab Key
“ Aigo, jadi dia yeoja yang membuat Key ku jatuh cinta. Neommu yeppeo” ujar Jonghyun. Mendengar ucapan Jonghyun, Key langsung menyikut dada –nya
“ Aisshhh, kau ini yaa, awas kalau kau sampai macam – macam” ujar Key sinis
“ Waeyo? Kau kan bukan siapa – siapa dia” ujar Minho
“ Hyung, kalian cari mati yaa? Mungkin sekarang aku bukan siapa – siapa dia, tapi liat saja nanti. Dia itu calon yeoja chingu –ku tau” ujar Key sinis
“ Omoo berarti aku ga boleh kalah nih sama Key hyung” ujar Minho sambil tersenyum
“ Aisshhh kau ini” ujar Key sebal
“ Tapi Key, dia memang neommu yeppeo. Kau harus bertindak cepat kalau kau tak mau dia keburu diambil orang” ujar Jonghyun
“ Yaa pokoknya liat saja nanti, aku pasti mendapatkannya” bentak Key
“ Key, wae? Ingat, kita ada di café. Jangan teriak – teriak dong” ujar Onew.
“ Umm ne hyung” ujar Key. Jonghyun & Minho malah seyum – seyum sendiri melihat tingkah laku Key. Tak lama kemudian Jae Hoon datang membawakan pesanan mereka
“ Nah ini dia pesanan kalian. Jeongmal mianhe kalian harus menunggu lama, soalnya aku memasak ini sendirian” kata Jae Hoon sambil meletakkan hidangannya di depan para member SHINee
“ Ahh kami tidak menunggu lama kok” ujar Jonghyun sambil tersenyum ke arah Jae Hoon
Aigo, Jonghyun oppa manis sekali kalau sedang tersenyum, puppy eyesnya itu juga lucu sekali, batin Jae Hoon
“ Umm baiklah selamat menikmati” kata Jae Hoon lalu berlalu pergi. Setelah Jae Hoon pergi, Key menyikut lengan Jonghyun dengan kasar dan Jonghyun hanya menanggapi –nya dengan senyuman nakal

“ Jae Hoon noona, kamsahamnida yaa” kata Taemin
“ Umm ne. Kapan – kapan mampir lagi yaa” kata Jae Hoon sambil tersenyum. Setelah itu mereka semua keluar dari café dan menuju mobil mereka yang ada di parkiran
“ Hyung, bagaimana kalau kita mengantar Jae Hoon noona? Kasian dia, apalagi ini sudah larut malam. Kalau noona sampai kenapa – kenapa gimana hyung?” ujar Taemin
“ Umm baiklah. Ayo kita tunggu dia di mobil saja, udaranya dingin sekali, bahaya kalau kita sampai sakit” kata Onew. Akhirnya mereka menunggu Jae Hoon di dalam mobil.
“ Taemin, kau duduk di belakang sana bareng Minho” ujar Key
“ Umm ne ne ne hyung ku yang bawel “ ujar Taemin
“ Hey, kau bilang aku apa huh?!” bentak Key
“ Kekekeke ani hyung” ujar Taemin
“ Taemin-ah, kenapa kau peduli sekali dengan Jae Hoon?” tanya Key
“ Waeyo hyung? Memangnya tidak boleh?” Taemin balik bertanya
“ Umm ani,hanya bertanya saja. Ayo jawab kenapa kau peduli sekali padanya?” kata Key
“ Jae Hoon noona baik, ramah, pintar memasak dan …… neommu yeppeo hyung” ujar Taemin polos
“ Taemin-ah, awas yaa kalau kau macam – macam dengannya” bentak Key
“ Wiiii santai hyung, selama Jae Hoon noona masih single kenapa tidak” ujar Taemin sambil tersenyum nakal
“ Hiyaaaa Taemin –ah, jangan kau ikuti Jonghyun hyung & Minho hyung yang centil itu” oceh Key
“ Yaa kami tidak centil tau. Memang kenyataannya Jae Hoon neommu yeppeo, lagian kau ini kan bukan namjachingu dia Key” ujar Minho
“ Aisshhh aku benar – benar harus bertindak cepat supaya dia tidak direbut oleh kalian nihh” ujar Key kesal
“ Eh itu Jae Hoon!” ujar Jonghyun sambil menunjuk seorang yeoja yang baru keluar dari café, spontan semua member menoleh ke arah yang Jonghyun tunjuk
“ JAE HOON!” teriak Key dari jendela mobil. Jae Hoon cukup kaget dengan teriakan tersebut, ia menoleh ke sumber suara.
“ Key?” tanya Jae Hoon sambil jalan menuju mobil tersebut.
“ Ayo masuk! Kita antar kau pulang!” kata Key
“ MWO?!” ujar Jae Hoon kaget
“ Aigo noona, ekspresi mu lucu sekali kekeke” ujar Taemin sambil terkekeh
“ Ayo masuk Jae Hoon, kita udah lumayan lama loh nungguin kamu disini. Tenang, kita ga bakal macem – macem kok” ujar Jonghyun
“ Eh kamsahamnida kalian sudah mau mengantar ku pulang tapi aku bisa pulang sendiri kok” tolak Jae Hoon dengan halus
“ Sudahlah, kita sengaja nungguin kamu disini” paksa Key
“ Tapi Key….” Belum selesai Jae Hoon bicara, Key membuka pintu mobil dan menariknya masuk dan terpaksa Jae Hoon masuk ke dalam mobil tersebut
“ Nah gitu dongg, A-Yo hyung jalan” ujar Minho


Sepanjang perjalanan, Jae Hoon dan member SHINee mengobrol dan saling bercanda satu sama lain
“ Umm jeongmal kamsahamnida Onew-ssi, Jonghyun-ssi, Key, Minho dan Taemin” ujar Jae Hoon sambil tersenyum lalu hendak turun dari mobil namun belum sempat dia membuka pintu mobil, tangannya ditahan oleh Jonghyun
“ Hey, panggil saja aku Jonghyun oppa” ujar Jonghyun sambil tersenyum
“ Eh… um ne” ujar Jae Hoon agak kaget karena Jonghyun meminta –nya memanggil dia dengan sebutan “oppa”
“ Eh panggil aku juga Onew oppa saja, biar kesannya kita sudah akrab. Arra?” ujar Onew sambil tersenyum, hal ini membuat matanya terlihat seperti garis saja
“ Umm arrasseo. Baiklah, aku pamit yaaa, kamsahamnida semua” ujar Jae Hoon lalu turun dari mobil. Jonghyun yang duduk di depan dan Key yang duduk di kursi penumpang membuka jendela mereka agar bisa berbicara dengan Jae Hoon
“ Annyeong Jae Hoon. Have a nice dream yaa” ujar Key sambil tersenyum
“ Annyeong Key, have a nice dream too” ujar Jae Hoon sambil membalas senyuman Key
“ Chakkaman noona, ada sesuatu yang ingin aku sampaikan” ujar Taemin
“ Umm wae?” tanya Jae Hoon
“ Noona neomu yeppeo seo, namja deul ee gah man ahn dweo” ujar Taemin sambil tersenyum. Mendengar ucapan tersebut, Jae Hoon menjadi salah tingkah. Tentu saja dia merasa sangat senang karena seorang Taemin SHINee baru saja memujinya!
“ Kamsahamnida Taemin” ujar Jae Hoon gugup, sambil tersenyum kikuk
“ Kekekeke cheon noona” jawab Taemin
“ Baiklah, kami pulang yaaa. Annyeong” ujar Onew
“ Umm ne. kamsahamnida oppa, hati – hati di jalan yaaa” ujar Jae Hoon. Setelah itu, mobil yang Onew kendarai menghilang dan Jae Hoon beranjak masuk ke dalam rumah sewaannya dengan senyum mengembang dan pipi yang merona. Tanpa Jae Hoon dan member SHINee sadari, ternyata ada seseorang yang secara tidak sengaja menguping pembicaraan mereka.
“ Dasar yeoja sialan!! Lihat saja apa yang akan aku lakukan!” kata orang tersebut


Pagi itu, Soo Jung terbangun dengan mood yang jelek. Dia masih terbayang – baying ucapan Taemin yang memuji Jae Hoon
“ Isshhh dasar yeoja sialan! Siapa sih dia? Kok berani banget deket – deket sama member SHINee. Eh tunggu tunggu, kemarin malam kok mereka kesannya akrab banget yaaa? Hmm apa jangan – jangan yeoja itu udah kenal sama mereka. Wah kalo gitu aku harus bertindak cepat sebelum keduluan yeoja sialan yang namanya siapa itu….. Jay Chou… eh Jae Hoon” gerutu Soo Jung. Kemudian dia bangkit dari kasurnya dan mengambil handphone –nya lalu mulai menghubungi seseorang
“ Yeoboseyo Soo Jung-ah” jawab orang di seberang sana
“ Umm Jonghyun oppa. Apa sedang sibuk sekarang?” tanya Soo Jung
“ Umm ani. Waeyo?” Jonghyun balik bertanya
“ Bagaimana kalau oppa temani aku berbelanja hari ini?” tanya Soo Jung lagi
“ Oke. Mau aku jemput?” tanya Jonghyun
“ Boleh oppa” jawab Soo Jung
“ Baiklah kau siap – siap yaa, sekitar 1 jam lagi aku akan sampai. Annyeong” ujar Jonghyun
“ Arra. Annyeong oppa” uajr Soo Jung. KLIK! Sambungan terlfon pun terputus
Yeayy, tak kusangka membujuk Jonghyun oppa ternyata segampang itu, batin Soo Jung. Kemudian dia bergegas mandi dan bersiap untuk pergi


Setelah 30 menit menunggu, Jonghyun akhirnya datang juga. Soo Jung kemudian keluar dari rumahnya dan masuk ke dalam mobil Jonghyun.
“ Annyeong oppa. Gomawo kau mau menemani aku berbelanja hari ini” ujar Soo Jung samba tersenyum manis
“ Annyeong Soo Jung-ah, cheon maneyo. Lagipula aku sedang tidak ada kerjaan, semua member sedang ada jadwal masing – masing & aku sendiri di dorm, daripada aku bosen mending aku temani kau saja” jelas Jonghyun panjang lebar. “ Hmm Soo Jung-ah” ujarnya lagi
“ Wae oppa?” tanya Soo Jung
“ Neommu yeppeo” ujar Jonghyun sambil tersenyum manis sambil menunjukkan puppy eyesnya
“ Kamsahamnida oppa” ujar Soo Jung sambil tersipu malu. Akhirnya aku dipuji juga oleh member SHINee, batinnya
“ Kekekeke ne cheon, nah sekarang kita mau kemana?” tanya Jonghyun lagi
“ Hmm bagaimana kalau kita ke Shin Se Gyae department store saja oppa” ujar Soo Jung
“ Baiklah, let’s go!” seru Jonghyun sambil menyalakan mesin. Lalu mobil mereka melesat ke Shin Se Gyae Departement Store


“ Soo Jung, ayo kita pulang. Cape nih” ujar Jonghyun sambil terengah – engah. Ya, mereka sudah berbelanja seharian ini . Soo Jung sudah membeli banyak membeli sepatu, baju & tas baru dengan kartu kredit baru dan semua barangnya dibawa oleh Jonghyun.
“ Sabar oppa, ada satu barang lagi yang belum aku temukan” uajr Soo Jung sambil melihat – lihat took di sekelilingnya. “ Nah itu dia tokonya oppa. Kajja kita masuk ke dalam” ujarnya sambil masuk ke dalam toko tersebut
Hah? Soo Jung ngapain masuk ke took Men’s Shop? Itu toko kan menjual barang laki – laki. Apa mungkin dia salah masuk? Ahh tapi ga mungkin dia salah masuk, batin Jonghyun. Kemudian dia beranjak memasuki toko tersebut

Di dalam toko…..
“ Oppa, kemari!” seru Soo Jung. Jonghyun yang sedang duduk dan menjaga barang belanjaan Soo Jung segera bangkit dan menghampirinya
“ Wae?” tanya Jonghyun
“ Ini. Bagus tidak?” tanya Soo Jung sambil memperlihatkan sebuah jaket keluaran terbaru toko tersebut.
“ Hmm bagus bagus. Untuk apa kau membelinya? Itu kan jaket buat namja. Atau kau mau membelikannya untukku?” tanya Jonghyun percaya diri
“ Ani. Umm coba kau pakai oppa” pinta Soo Jung. Jonghyun agak kecewa mendengar jawaban Soo Jung, tapi dia tetap memakai jaket namja tersebut. “ umm cocok. Baiklah sekarang oppa lepaskan jaketnya, aku mamu membayarnya” pinta Soo Jung lagi dan sekali lagi Jonghyun menuruti apa yang diminta Soo Jung
“ Soo Jung-ah, sudah ini aku saja yang bayar” kata Jonghyun sambil mengeluarkan kartu kreditnya
“ Ani oppa, yang ini biar aku saja yang bayar. Oppa tunggun saja diluar” ujar Soo Jung
“ Arra, jangan lama – lama yaa” ujar Jonghyun lalu keluar dari toko tersebut
Aneh. Tadi saat berbelanja keperluannya dia tidak menolak aku membayarnya tapi mengapa dia menolak? Padahal ini adalah jaket namja, limited edition pula dan harganya lumayan mahal. Lagipula, Soo Jung kan tipe yeoja feminim, mana mungkin dia memakai jaket namja seperti itu, batin Jonghyun
Semua pertanyaan itu berkecamuk di pikiran Jonghyun. Namun, tiba – tiba saja Soo Jung sudah menarik lengannya
“ Kajja oppa kita pulang” kata Soo Jung
“ Akhirnya kau mau pulang juga” kata Jonghyun sambil bernafas lega

“ Jeongmal kamsahamnida oppa” kata Soo Jung setelah Jonghyun mengantarkannya ke rumah dan membawakan barang belanjaannya ke dalam rumah
“ Umm ne cheonmaneyo. Aku pulang dulu yaaa” kata Jonghyun lalu meninggalkan Soo Jung di dalam rumahnya. Setelah mobil Jonghyun pergi, Soo Jung menutup pintu rumahnya kemudian dia mengeluarkan jaket yang tadi dibelinya dan memasukannya ke dalam kantung plastic yang terkesan elegan. Setelah selesai, dia mengambil handphone –nya

-NEW MESSAGE-
To : Key My Future Namjachingu
Annyeong Key oppa, aku Soo Jung, yeoja yang kau tolong di supermarket. Apa kau masih ingat? Kekekeke~ tidak penting kau masih ingat atau tidak, aku hanya ingin memberikan sesuatu untukmu sebagai ucapan terimakasih. Aku tunggu oppa malam ini di Green Garden pukul 9J
-MESSAGE SEND-

Tak lama kemudian, handphone Soo Jung kembali bergetar, menandakan ada pesan masuk. “ Aku berharap sms ini dari Key oppa” kata Soo Jung gugup sebelum smsnya

-MESSAGE OPEN-
Annyeong Soo Jung. Tentu saja aku masih ingat, ingatanku kan masih bagus kekekee~ Arrasseo, sampai ketemu nanti yaa J
-SENDER : Key My Future Namjachingu-

“Kyaa asik asik asik. Sekarang aku mandi dulu lalu bersiap – siap untuk pertemuanku dengan Key oppa nanti malam” ujar Soo Jung kegirangan. Selesai mandi, Soo Jung memakai bedak dan lipstick dan sedikit blush on untuk mempercantik wajahnya
“ Hmm pakai baju apa yaa?” ujarnya sambil mengacak – ngacak lemarinya. “ Aha pakai baju yang baru aku beli aja deh, Key oppa kan suka sama yeoja yang modis” kata Soo Jung. Setelah 15 menit, mencari baju bagus yang baru saja dibelinya, Soo Jung menyeprotkan *mian bahasanya kacau XD* parfum ke baju barunya itu karena masih bau toko. Setelah selesai  Soo Jung mengambil baju dan hadiah yang akan diberikan untuk Key lalu pergi ke Green Garden

Soo Jung akhirnya sampai di Green Garden. Dia duduk di salah satu bangku taman yang panjang. Keadaan taman tersebut cukup sepi karena cuaca malam itu sedang tidak bagus
“ Key oppa kenapa belum datang juga sihh? Dingin nihh” gerutunya. Sesekali dia memeperhartikan jam tangannya. Sekarang sudah jam 09.30 pm namun Key masih belum datang juga
“ Key oppa dimana sihh? Aku coba sms deh” ujar Soo Jung namun saat hendak mengambil handphone dari dalam tasnya, dari kejauhan terlihat namja tampan yang berjalan ke arahnya. Wajah Soo Jung seketika berubah cerah saat namja itu semakin dekat ke arahnya
“ Key oppa!” seru Soo Jung
“ Annyeong Soo Jung-ah, mianhe aku terlambat” kata Key lalu duduk di sebelahnya.
“ Gwenchana oppa, ohh iya ini, ambilah. Aku harap oppa suka” kata Soo Jung sambil memberikan sebuah tas plastic. Key terlihat kebingungan saat Soo Jung memberikan tas plastik untuknya
“ Apa ini?” tanyanya sambil mengambil tas plastic tersebut
“ Ayo dibuka oppa” pinta Soo Jung. Kemudian Key membuka tas plastik tersebut dan terkejut melihat isinya
“ Omoo, ini kan jaket keluaran terbaru yang limited edition itu” kata Key terkejut
“ Kekeke aku sengaja membelikannya untuk oppa. Oppa suka?” tanya Soo Jung
“ Ne. Gomawo Soo Jung-ah” kata Key sambil tersenyum manis
Omoo senyumnya, jantungku raasanya mau copot, batin Soo Jung.
“ Ayo oppa coba jaketnyaa, sini biar aku bantu” kata Soo Jung sambil membantu Key mencoba jaket barunya. “Waahh untung saja pas” katanya kagi. Key kemudian membalas senyumannya. Namun, tanpa sengaja mata Key menangkap seorang namja dan seorang yeoja sedang berada di dalam mobil. Untuk sesaat pandangan Key dengan namja tersebut bertemu. Tanpa pikir panjang, Key segera pamit dan meninggalkan Soo Jung sendirian tanpa menghiraukan panggilan Soo Jung

                                                                                                                                                Part 8 TBC


Sunday, July 10, 2011

FF - UNBELIEVABLE LOVE PART 6

Author : Casey
Main Cast : Choi Jae Hoon aka Jae Hoon
                  : Kim Kibum aka Key
                  : Kim Jonghyun aka Jonghyun
                  : Choi Minho aka Minho
                  : Lee Taemin aka Taemin
                  : Lee Jinki aka Onew
Supporting Cast : Shin Soo Young
                           : Shin Soo Jung
                           : Oemma Jae Hoon
                           : Oemma Soo Young
                           : Mr Kim aka Manager Café “Coffee Time”
                           : Mr Park aka CO – Owner Café  “Coffee Time” 
                                                dan sahabat Mr Kim

Length : Series
Genre : Friendship & Romance
Rating : SU
NB : Ini FF pertama aku yang terinspirasi dari FF yang judulnya “ My SHINee Girl”. Alurnya mungkin sama, tapi aku udah mikirin endingnya dan semoga ga sama kaya ending FF “My SHINee Girl” dan nama Soo Jung juga diambil dari FF itu. Mianhe kalo tiap partnya pendek – pendek. Mianhe juga kalo ada salah pengetikan. Jangan lupa comment yaa ^^ Oke sekarang kita mulai ceritanyaa :DD

Di rumah Soo Jung….
“ Oemma, ada kabar gembira nihhh” ujar Soo Jung sambil tersenyum licik
“ Wae?” tanya Oemma Soo Jung penasaran
“ Sepertinya aku berhasil membuat Jonghyun tertarik padaku” ujar Soo Jung bangga * pede mode on*
“ Yaa, geer sekali kau nak. Tidak gampang membuat namja setampan itu jatuh cinta pada yeoja miskin sepertimu” oceh oemma –nya
“ Oemma, dia baru saja mengantar dan meminta nomor ponsel ku tauu!” ujar Soo Jung agak kesal karena oemma –nya tidak percaya pada omongannya
“Jinja?!” kali ini oemma –nya benar – benar terkejut mendengar penjelasan anaknya
“ Oemma, buat apa aku berbohong padamu” ujar Soo Jung mantap
“ Aigo, anak oemma emang paling the best!! Daebakk!!”  ujar oemma –nya. “Sekarang yang perlu kau lakukan adalah membuatnya benar – benar jatuh cinta padamu. Arrasseo?” tanya oemma –nya
“ Ne ne arrasseo. Aku sudah memikirkan semuanya kok oemma” ujar Soo Jung. “ Sudahlah aku lelah, mau istirahat dulu” tuturnya lagi
“ Dasar anak ini” oceh oemma –nya melihat kelakuan putrid semata wayangnya

“ Hoaaammmm…… tumben nih aku bisa tidur senyenyak ini” kata Jonghyun lalu sofa yang menjadi tempat tidurnya. Tanpa disengaja, kakinya menginjak kepala Taemin yang sedang tidur di lantai *ceritanya kemarin malam ada badai dan mati lampu, semua member SHINee keluar dari kamar mereka masing – masing dan tidur bareng – bareng di sofa karena ketakutan*
“ Aaaaaa hyung… sakit tau” seru Taemin yang tadinya tertidur pulas
“ Aigo, mianhe Taemin-ah, aku tidak tau kalau kau tidur disitu” ujar Jonghyun sambil mengusap – ngusap kepala si Taemin yang imut kaya baby
“ Yaa hyung, kau sendiri tau kan kalau kemarin malam Onew hyung menjajah kasur lipatku, jadi aku pindah saja kesini” ujar si magnae sambil mengusap kepalanya
“ Yaa, kenapa tidak kau bangunkan saja? Kau tau kan kalau tidur di lantai bisa membuat badanmu sakit, ingat Taemin-ah, seminggu lagi kita akan debut di Jepang. Taemints pasti akan sedih jika kau sakit” oceh Jonghyun
“ Wahhh Jonghyun hyung mulai ketularan yeobo-nya  nih” ejek Taemin sambil tertawa
“ Andwae, Key oemma hanya milikku seorang” sembur Onew yang baru bangun
“ Onew hyung, kalau tentang Key hyung aja langsung nimbrung” timpal Minho tanpa membuka mata dan mengubah posisi tidurnya
“ Wuaahh aku ga nyangka kalo ternyata Onew hyung dan Minho hyung ternyata suka nguping juga yaaa” ujar Taemin
“ Yeee apanya yang nguping, kalian aja yang ngomongnya kekencengan, apalagi tadi ada acara teriak – teriak segala” ujar Minho sewot
“ Ngomong – ngomong, Key kemana yaa? Kok tumben udah ngilang?” tanya Jonghyun dan Onew bersamaan
“ Wuaahh ternyata kalian sangat mencintai Key hyung yaaa” ujar Taemin dan Minho bersamaan dan kemudian tertawa

Sementara itu, di rumah sewaan Jae Hoon…..
“ Hoaaammmm…….. Aigo, kepalaku masih pusing lagi, mana badanku masih lemas. Masa seharian aku harus terbaring disini sihh” gerutu Jae Hoon. Jae Hoon bukan tipe orang yang suka berbaring lama –lama tanpa melakukan sesuatu.  Akhirnya dia memutuskan untuk keluar kamar dan berjalan kea rah kamar mandi. Setelah mencuci muka dan menggosok giginya, Jae Hoon berniat membuat sarapan, namun langkahnya terhenti ketika ponselnya yang berada di meja makan bordering. Dia terkejut saat melihat siapa yang menghubunginya
“ Yeoboseyo. Key waeyo?” tanya Jae Hoon
“Umm kau ada di rumah?” Key balik bertanya
“ Yaa Key, kau selalu saja balik bertanya tanpa menjawab pertanyaanku dulu” ujar Jae Hoon
“ Kekekekeeke” terdengar suara tawa Key di telfon
“ Ne. aku ada di rumah sekarang. Waeyo?” tanya Jae Hoon
“ Anio. Baiklah kalau begitu, kau buka pintu rumahmu yaa” ujar Key . Lalu, sambungan telfon terputus
Hah? Apa maksudnya? Apa jangan – jangan dia ada di depan rumah sekarang? Batin Jae Hoon. Jae Hoon mengurungkan niatnya membuat sarapan dan membuka pintu rumahnya
“ Pagi Jae Hoon” ucap Key saat Jae Hoon membuka pintu rumahnya
“ Key? Apa yang kau lakukan pagi – pagi begini?” tanya Jae Hoon terkejut
“ Tentu saja untuk merawatmu yang sedang sakit” jawabnya sambil tersenyum.” Umm bolehkah aku masuk?” tanya Key karena Jae Hoon hanya bengong saja
“ Ahh … silahkan masuk. Tapi rumahku sangat berantakan” ucap Jae Hoon sambil mempersilahkan Key masuk
“ Hmm rumahmu tidak berantakan kok” ujar Key sambil mengamati keadaan rumah Jae Hoon. Jae Hoon hanya tersenyum mendengarnya
“ Umm itu apa yang kau bawa?” tanya Jae Hoon sambil menunjuk beberapa kantung plastic yang dibawa Key
“Ohh iya, ini aku bawakan kau bubur buatanku dan aku juga membawa beberapa buah” ucap Key
“ Key, kau tidak usah repot – repot” ujar Jae Hoon
“ Anio, ini sama sekali tidak merepotkan kok. Hmm boleh pinjam piring dan mangkuk?” tanya Key sambil menaruh kantung plastic –nya itu di atas meja
“ Umm ne” ujar Jae Hoon lalu memberikan mangkuk dan piring ke arah Key. Key kemudian menuangkan bubur ke mangkuk dan mengupas apel sedangkan Jae Hoon hanya duduk di sebrang meja sambil memperhatikan Key
“ Nih, kau harus coba bubur buatanku. Pasti jauh lebih enak dari bubur buatan Onew hyung. Ayo buka mulutmu” pinta Key sambil menyuapkan sesendok bubur ke mulut Jae Hoon. Jae Hoon menurut saja dan membuka mulutnya. Jujur saja, dalam hatinya, Jae Hoon merasa sangaaaaat senang
“ Bagaimana rasanya?” tanya Key
“ Umm lezaaat” ujar Jae Hoon sambil mengacungkan kedua jempolnya. Key membalasnya dengan senyuman. Setelah selesai menyuapi Jae Hoon makan bubur, dia kembali menyuapi Jae Hoon buah yang dibawanya. Setelah semua makanan yang dibawa Key masuk ke dalam perut Jae Hoon, Key kembali bertanya
“ Bagaimana keadaanmu dan juga tanganmu?” tanya Key
“ Umm sudah baikan kok” ujar Jae Hoon sambil membantu Key membereskan meja makan
“Hey, sudahlah biar aku saja. Kau lebih baik mandi, selesai mandi aku akan mengobati tanganmu” ujar Key sambil mengambil alih pekerjaan Jae Hoon
“ Tapi….” Kata – kata Jae Hoon dipotong oleh Key
“ Sudahlah biar aku saja” ujar Key. Jae Hoon menuruti perintah Key, dia mengambil baju dan handuk lalu masuk ke dalam kamar mandi. Di dalam kamar mandi Jae Hoon malah senyum – senyum sendiri
Wuaaahhh Key baik bangeettt. Aku benar – benar yeoja yang beruntung karena mendapat perhatian darinya, batin Jae Hoon. Tak lama kemudian, Jae Hoon keluar dari kamar mandi. Dia mendengar Key sedang menerima telfon dari seseorang. Setelah menjemur handuk dan menaruh pakian kotornya, dia menghampiri Key
“Key, kau boleh tau, barusan itu telfon dari siapa?” tanya Jae Hoon hati – hati
“ Jonghyun hyung, mereka kebingungan karena aku menghilang tadi pagi” jawab Key sambil tersenyum
“ Jinja? Jadi kau kesini tanpa memberitau mereka?” tanya Jae Hoon terkejut
“ Ne. Sudahlah tak usah pikirkan mereka.Sini biar aku obati tanganmu”ujar Key sambil mengambil tangan kanan Jae Hoon
“ Umm tapi aku tidak punya obat gosok” ujar Jae Hoon
“ Hahahaha tenang saja, bukan Key kalau tidak menyiapkan segalanya” ujarnya sambil tersenyum, dia mengambil kotak P3K miliknya yang memang sengaja dia taruh di sebelahnya lalu mengobati tangan Jae Hoon dengan lembut
“ Sakit?” tanya Key
“ Ani. Sepertinya memang sudah sembuh” jawab Jae Hoon
“ Baguslah” ujar Key sambil tersenyum dan menggenggam tangan Jae Hoon. “ Umm bagaimana kalau sekarang kita bercerita – cerita seperti waktu itu?” tanya Key akhirnya setelah keheningan melanda mereka selama beberapa saat. Lalu mereka saling bercerita selama berjam – jam karena sifat keduanya yang memang supel dan friendly. Dan tak terasa pula, selama mereka bercerita, tangan Key terus menggenggam tangan Jae Hoon
“ Jae Hoon-ah, sepertinya aku harus pulang. Kau masih butuh istirahat” ujar Key sambil bangkit dan beranjak ke pintu keluar
“ Umm kamsahamnida Key sudah menemani ku hari ini” ujar Jae Hoon sambil mengantar Key ke pintu keluar
“ Hey, kau tidak usah keluar. Lebih baik kau di dalam saja. Cuacanya sedang tidak bagus, kau malah bisa sakit” ujar Key sambil menahan Jae Hoon
“ Anio. Aku sudah tidak apa – apa kok” ujar Jae Hoon
“ Aisshh sudah kau di dalam saja” ujar Key
“ Key, aku sudah baikan kok.  Tenang saja” ujar Jae Hoon sambil tersenyum manis ke arahnya
“ Baiklah” ujar Key lalu melepaskan genggaman tangannya dan akhirnya Jae Hoon mengantar Key sampai ke depan mobilnya
 “ Annyeong Jae Hoon_ah, hati – hati yaa. Istirahatlah” ujar Key sambil masuk ke mobil
“ Annyeong Key, umm ne. Kau juga hati – hati dan banyak istirahat yaa” ujar Jae Hoon. Lalu mobil Key pergi meninggalkan rumah sewaan Jae Hoon.

Di perjalanan pulang Key tiba – tiba merasa lapar. Dia memutuskan untuk membeli makanan ringan di mini market terdekat. Tak lupa, ia memakai masker dan kacamata untuk menutupi identitasnya. Setelah menemukan makanan ringan kesukaannya, dia mengantri di kasir. Dia bersenandung kecil karena antrian cukup panjang juga sampa akhirnya suara dari kasir sebelah berhasil merebut perhatiannya.
“ Maaf mbak, uangnya kurang” tegur si penjaga kasir
“ Yaa, kan cuma kurang sedikit” bentak si pembeli yang merupakan seorang yeoja
“ Tapi, tetap saja tidak bisa. Kalau aku member diskon padamu aku akan dicepat. Aku pegawai baru disini jadi tolong mengerti posisiku. Mian, barangnya harus aku ambil” ujar si penjaga kasir sambil berusaha merebut barang yang dibeli si yeoja tersebut
“ Ayolah, oemma ku sangat membutuhkannya” mohon yeoja tersebut
“ Mianhe, tetap tidak bisa” ujar si penjaga kasir yang mulai terlihat kesal karena si yeoja ini terus memaksa
“ Umm belanjaan biar saya yang bayar saja. Sekalian ini” ujar seorang namja yang tak lain adalah Key.
“ ini uangnya, ambilah kembaliannya” ujarnya lagi lalu berjalan keluar mini market tersebut. Saat yeoja tersebut melihat siapa yang menolongnya, dia sangat terkejut, tentu saja dia tau siapa namja tersebut walaupun dia menyamar. Yeoja tersebut dengan tergesa – gesa mengejr namja tersebut dan meraih tangannya
“ Chakkaman” uajr yeoja tersebut yang membuat namja tersebut menoleh
“ Wae?” tanya Key
“ Umm kamsahamnida karena sudah menolongku. Umm kau Key SHINee kan?” tanya yeoja tersebut
“ Ani, aku bukan dia kok” ujar Key agak panic
“ Aigo, kau tidak perlu mengelak, kita sudah pernah bertemu sebelumnya. Apa kau tidak mengenalku?” tanya yeoja tersebut
“ Mianhe tapi aku benar – benar lupa” ujar Key setengah menyesal
“ Ohh ne gwenchana. Aku yeoja yang ditabrak Jonghyun SHINee di tempat parkir waktu itu” ujar yeoja tersebut
“ Jinja? Jadi kau yang marah – marah dan membentak kami waktu itu?” tanya Key. Yeoja tersebut hanya diam saja, pipinya kini merah padam, dia merasa malu karena ternyata Key mengenalnya karena dia pernah membentak Key sebelumnya
“ Umm ne” jawab yeoja itu malu
“ Aigo, kau tidak perlu malu begitu. Hmm siapa namamu?” tanya Key sambil tersenyum
“ Shin Soo Jung imnida” jawab Soo Jung sambil tersenyum
“ Hmm kau mau pulang?” tanya Key
“Umm ne. Waeyo?” tanya Soo Jung
“ Baiklah ayo aku antar” ujar Key sambil berjalan kea rah mobilnya yang terparkir tidak terlalu jauh dengan mini market
Hiyaaaa, senangnya diantar oleh Key. Omooo kenapa aku jadi deg – degan begini? Omoo Key kau memang sangaatt baiik, batin Soo Jung sambil mengikuti Key ke mobilnya


“ Nah sudah sampai. Kamsahamnida, umm mianhe aku telah merepotkanmu” ujar Soo Jung sambil membuka pintu mobilnya
“ Anio. Tidak merepotkan kok” balas Key
“ Sekali lagi, jeongmal kamsahamnida” ujar Soo Jung lalu turun dari mobilnya
“ Ne cheon. Baiklah, aku pulang yaaa. Annyeong” ujar Key dari jendela mobilnya
“ Ne annyeong. Hati – hati yaa” ujar Soo Jung. Lalu mobil Key melaju ke dorm SHINee. Kemudian Soo Jung masuk ke dalam rumahnya sambil senyum – senyum sendiri. Oemma –nya yang kebetulan sedang menonton tv, Nampak bingung dengan sikap anaknya
“ Yaa Shin Soo Jung! Apa kau membelikan pesanan oemma?” tanya oemma –nya. Soo Jung tidak menjawab pertanyaan oemma –nya, dia menaruh barang yang oemma –nya pesan di atas meja tv lalu segara beranjak masuk ke dalam kamarnya
“ Hiyaaaa, mimpi apa aku semalam. Key mengantarku pulang hari ini. Omooo, dia benar – benar ganteeeengggg” ujar Soo Jung sambil melompat – lompat kegirangan. “ Hmm kalau dipikir – pikir, dia jauh lebih ganteng daripada Jonghyun oppa, tentu saja Key juga jauh lebih baik dan jauh lebih kaya. Ahh coba kalau yang jatuh cinta padaku Key, aku pasti akan menjadi kaya raya” ujar Soo Jung sambil tertawa licik. “ Hmm lebih seru lagi, kalau aku berhasil membuat Jonghyun & Key jatuh cinta padaku” ujarnya lagi
Huhhh, mulai sekarang, aku harus mulai memikirkan strategi nihh, batin Soo Jung. Namun, bukannya memikirkan rencana diaa selanjutnya, Soo Jung malah tertidur

“ Hey Key hyung, darimana saja kau?” tanya Minho sewot saat dia melihat Key masuk ke dorm
“ Yaa Minho, aku baru saja pulang kau langsung sewot begitu” ujar Key kesal
“ Habisnya, kau menghilang begitu saja tadi pagi dan sekarang baru kembali” ujar Minho lagi
“ Mianhe Minho, tadi aku ada urusan penting” ujar Key berbohong
“ Hmm urusan pentingnya bertemu Jae Hoon yaaa?” goda Jonghyun yang tiba – tiba muncul
“ Jonghyun hyung, apa – apaan sih kau ini” ujar Key panic
“ Omoo…. Jae Hoon yang waktu itu pingsan dan kau bawa kemari hyung?” tanya Minho terkejut
“ Aiiissshhhh…. Kalian ini” ujar Key makin panic karena Jonghyun menggodanya
“ Key hyung, kau ada hubungan apa dengannya?” tanya Minho penuh selidik
“ Ani… dia itu bukan siapa – siapa kok” elak Key
“ Heuuummmm….. bukan siapa – siapa atau siapa – siapa” goda Jonghyun lagi
“ Aissshhhhh Jonghyun hyung….. kau ini…… awas sajaa yaaa” ujar Key sewot
“ Yaaa, yeobo jangan marah dong” ujar Jonghyun sambil mencolek dagu Key
“ Hey, jangan menggoda ku” ujar Key semakin sewot
“Hiyaa, sudahlah jangan berantem. Kalian ini selalu saja begini, aku pusing jadinya” ujar Minho sambil berlalu dan masuk ke kamarnya. Setelah Minho pergi, Jonghyun kembali bertanya
“ Hey Key, jawab jujur, kau ini darimana?” tanya Jonghyun serius
“ Hyung, kan sudah ku bilang tadi aku ada urusan sebentar” jawab Key agak panic
“ Kalau begitu kau darimana saja?” tanya Jonghyun lagi. Namun belum sempat Key menjawab, terdengar teriakan Taemin
“ KEY HYUNG!!!” ujar Taemin sambil memeluknya. “ Hiyaaaa, akhirnya hyung pulang juga” ujar Taemin lagi
“ Yaa Taemin-ah, apa yang kau lakukan huh? Lepaskan aku” ujar Key sambil berusaha melepaskan pelukan Taemin
“ Mianhe hyung, abisnya hyung sih tadi menghilang begitu saja, aku kan nyariin” ujar Taemin
“ Hmmm kalau kau mencariku, pasti ada maunya deh ini” ujar Key penuh selidik
“ Daebak!! Key hyung daebak! Tau saja kalau aku memang ada maunyaa” ujar Taemin sambil tersenyum lebar
“ Jelaslah aku tau, kalau aku menghilang selama berhari – hari pun kau tidak akan mencari ku kecuali kau punya maksud tertentu” ujar Key sewot. “Jadi, apa maumu?” tanya Key lagi
“ Hyung, lapar” ujar Taemin sambil memelas
“ Memangnya tadi kau tidak makan?” tanya Key
“ Makan sihh cuma masakan Onew hyung ga enak, apalagi dia masak ayam goreng” geurutu Taemin
“ Iya tuh Key, masakan Onew hyung tidak seenak kau”timpal Jonghyun
“ Huhhh kalau begini aja baru deh pada memuji masakanku” ujar Key sewot
“ Hey, kami ini kan memang penggemar masakanmu Key” ujar Jonghyun lagi
“ Ne benar kata Jonghyun hyung, kita kan selalu menghabiskan masakanmu hyung” ujar Taemin
“ Hmm terserahlah apa kata kalian. Sudah aku mau masak dulu. Dan kau, aku tau kau juga lapar kan?” tanya Key kepada Jonghyun
“ Aigo, yeobo kau tau aja. Memang kau ini yang terbaik. Sarangheo” ujar Jonghyun smbil mengerling nakal
“ Yaa, berhenti menggoda ku atau aku tidak akan membuatkanmu makanan” ujar Key tegas
“ Umm ne ne. Mianhe” jawab Jonghyun. Lalu, Key beranjak ke dapur meninggalkan mereka berdua yang masih senyum – senyum sendiri
                                                                                                                                                                Part 7 TBC




FF - UNBELIEVABLE LOVE PART 5

Author : Casey
Main Cast : Choi Jae Hoon aka Jae Hoon
                  : Kim Kibum aka Key
                  : Kim Jonghyun aka Jonghyun
                  : Choi Minho aka Minho
                  : Lee Taemin aka Taemin
                  : Lee Jinki aka Onew
Supporting Cast : Shin Soo Young
                           : Shin Soo Jung
                           : Oemma Jae Hoon
                           : Oemma Soo Young
                           : Mr Kim aka Manager Café “Coffee Time”
                           : Mr Park aka CO – Owner Café  “Coffee Time” 
                                                dan sahabat Mr Kim
Length : Series
Genre : Friendship & Romance
Rating : SU
NB : Ini FF pertama aku yang terinspirasi dari FF yang judulnya “ My SHINee Girl”. Alurnya mungkin sama, tapi aku udah mikirin endingnya dan semoga ga sama kaya ending FF “My SHINee Girl” dan nama Soo Jung juga diambil dari FF itu. Mianhe kalo tiap partnya pendek – pendek. Mianhe juga kalo ada salah pengetikan. Jangan lupa comment yaa ^^ Oke sekarang kita mulai ceritanyaa :DD

Setelah 45 menit pingsan, Jae Hoon akhrinya mulai tersadar. Walaupun kepalanya masih dan tubuhnya juga masih lemah namun dia mencoba membuka matanya walaupun matanya terasa masih berat untuk dibuka. Jae Hoon menyadari bahwa dia berada di suatu kamar yang hangat. Wangi kamarnya sangat berbeda dengan wangi kamar Jae Hoon. Pikirannya mulai memikirkan hal – hal yang buruk. Dia takut kalau saat ini dia sedang di culik dan dibawa kabur keluar kota. Jae Hoon sekuat tenaga mencoba untuk bangun namun dia tidak bisa. Jae Hoon melihat sekeliling kamar sampai akhirnya matanya terpaku pada seorang namja yang sedang tertidur di kursi, kepala namja tersebut menindih tangan kanan Jae Hoon. Jae Hoon merasa familier dengan namja ini. Jae Hoon berusaha mengingat siapa namja ini namun kepalanya malah terasa pusing. Akhirnya Jae Hoon memutuskan untuk menyentuh kepala namja itu, walau sentuhannya pelan, namja tersebut terbangun. Betapa kagetnya Jae Hoon saat menyadari siapa namja tersebut
“ Jae Hoon-ah, akhirnya kau bangun juga” ujar Key sambil tersenyum
“ Omoo…….kau…..kau Key SHINee?” tanya Jae Hoon terkejut
“ Aigo Jae Hoon-ah, ini kan bukan pertama kalinya kita bertemu, mulai sekarang cobalah kau hilangkan kekagetanmu saat bertemu denganku, apa kau mau kena serangan jantung setiap bertemu denganku huh? karena kita akan sering – sering bertemu setelah ini, Arrasseo?” tanya Key sambil tersenyum sambil mengacak – ngacak rambutnya
“ Umm ne arrasseo” jawab Jae Hoon sambil membalas senyuman hangat dari Key. “ Umm Key, sekarang aku ada dimana? Bagaimana kau bisa menemukanku?” tanyanya lagi
“ Sekarang kau ada di dorm SHINee dan berada di kamar ku, aku yang membawa mu kesini karena aku menemukanmu” ujar Key
“ Omoo…. Aku berada di dorm SHINee?!” tanya Jae Hoon tak percaya
“ Umm ne ne” jawab Key sambil memegang kening Jae Hoon.” Baguslah panasnya sudah turun” ujar Key lagi
“ Umm Key, apakah pantas seorang shawol masuk ke dalam kamar idolanya. Apalagi aku tiduran di kamarmu dan aku seorang yeoja pula” ujar Jae Hoon polos, yang membuat Key tertawa
“ Kekekekeke. Gwencahana Jae Hoon-ah, lagipula Onew hyung, Minho & Taemin sudah tau kok, sekarang malah mereka sedang menyiapkan makanan untukmu” ujar Key
“ Jinja?!” ujar Jae Hoon terkejut. Baru saja Jae Hoon selesai berbicara, pintu kamar dibuka. Terlihatlah 3 namja tampan berdiri di ambang pintu. Onew membawa nampan berisi makanan, Minho membawa air putih hangat dan Taemin membawa obat untuk Jae Hoon.
“ Annyeong Jae Hoon-ah, sudah siuman rupanya kau” sapa Onew yang kemudian masuk ke dalam kamar dan diikuti oleh Minho dan Taemin. Jae Hoon semakin terkejut saat melihat ketiga namja ini
Omoo, apakah ini mimpi? Berada di dorm SHINee, berada di kamar Key SHINee dan ditemani olehnya dan sekarang ada 3 namja tampan yang membawakanku obat, makanan dan minuman, batin Jae Hoon.
“ Sudahlah Jae Hoon-ah jangan kaget seperti itu sudah kubilang mulai sekarang biasakan bertemu dengan kami” ujar Key sambil tersenyum
“ Wahh noona kau memang neommu yeppeo, pantas saja Key betah bertemu denganmu” ucap Taemin polos. Mendengar ucapan polos si maknae, Jae Hoon hanya tersipu malu
“ Ya Taemin-ah, apa – apaan kau ini. Sudah ayo dimakan Jae Hoon” ujar Key sambil mengambil semangkuk bubur dar nampan yang dibawa Onew
“ Ayo buka mulutmu” pinta Key
“ Umm Key, aku bisa makan sendiri kok” ujar Jae Hoon dan mencoba mengambil sendok dari tangan Key
“ Anio, biar aku saja yang menyuapimu. Atau kau mau disuapi oleh member lainnya?” tanya Key sambil memasang muka kecewa
“ Umm ani, bukan begitu maksudku tapi….” Ujar Jae Hoon yang merasa tak enak karena membuat Key kecewa. Belum selesai Jae Hoon berbicara, Key memotongnya
“ Nah baiklah kalau begitu, sekarang buka mulutmu” pinta Key lagi. Karena tidak membuat Key kecewa lagi, akhirnya Jae Hoon membuka mulutnya dan memakan bubur buatan Onew
“ Bagaimana rasanya?” tanya onew
“ Hmmmmm….. enaak sekali” jawab Jae Hoon sambil mengacungkan kedua tangannya kea rah Onew.
“ Jinja?!” tanya Onew dengan muka sumringah
“ Ne. Sangat enak malah” jawab Jae Hoon sambil tersenyum
“ Yippiee…….akhirnya ada seorang yeoja yang memuji masakanku, biasanya selalu saja Key yang dipuji” ujar Onew kegirangan. Melihat tingkah kekanak – kanakan hyung-nya, member lainnya hanya bisa tertawa dan geleng – geleng kepala sedangkan Jae Hoon hanya bisa tersenyum melihat pemandangan di depannya. Setelah makan dan minum obat, Jae Hoon kembali bertanya kepada Key
“ Umm Key, bagaimana kau tau bahwa aku sedang berteduh di halte tersebut?” tanya Jae Hoon
“ Kebetulan aku baru pulang dari suatu acara dan aku juga kebetulan lewat situ, dari kejauhan aku melihat kau sedang berteduh di halte sambil menggigil kedinginan jadi aku memutuskan untuk ke halte tersebut. Saat aku panggil kau malah jatuh pingsan. Maka dari itu aku membawamu kesini” jelas Key panjang lebar
“ Iya. Kami sangat kaget saat mendengar suara Key hyung yang mengetuk pintu dengan kencang sambil berteriak – teriak. Saat aku membuka pintu kulihat dia basah kuyup sambil menggendongmu” tutur Minho yang sedari tadi hanya diam saja
“ Jeongmal kamsahamnida semuanya. Mianhe aku telah merepotkan kalian. Aku tak tau bagaimana harus membalas kebaikan kalian” Ujar Jae Hoon sambil berusaha membungkuk
“ Cheonmaneyo. Ini bukan masalah bagi kami” ujar Key mewakili hyung dan dongsaeng –nya
“ Hmm noona, bolehkah aku tanya sesuatu?” ujar Taemin
“ Umm ne. memangnya apa yang mau kau tanyakan?” Jae Hoon balik bertanya sambil tersenyum
“ Katanya kau sudah jadi shawol sejak lama kan, nah shawol pasti punya bias yang sangat dia kagumi, aku penasaran, siapa member favoritmu?” tanya Taemin. Mendengar pertanyaan Taemin, Jae Hoon berpikir sejenak sebelum akhirnya menjawab
“ Hmm sejujurnya aku suka semua tapi member favoritku itu Key” jawab Jae Hoon sambil tersenyum. Mendengar Key disebut sebagai member favorit oleh Jae Hoon, spontan dia tersenyum senang
“ Lalu bagaimana kesanmu setelah bertemu dengan kami?” tanya Taemin lagi
“ Umm kalian ramah dan baik dan ternyata kalau diliat aslinya, kalian memang lebih cakep, ganteng dan cool. Aku juga tidak menyangka kalau kalian ternyata tinggi – tinggi yaa” jawab Jae Hoon. Mendengar pujian yang ditujukan pada member SHINee, mereka tersenyum
“ Kamsahamnida” ujar member SHINee bersamaan
“ Lalu bagaimana tanggapan mu tentang ku?” tanya seorang namja yang tiba – tiba saja muncul di ambang pintu. “ Eitttssss, sepertinya aku ketinggalan sesuatu nihh. Bagaimana bisa seorang yeoja berada di dorm kita dan tertidur di kamarmu Key? “ tanya namja itu. Jae Hoon hanya bisa bengong melihat kemunculan namja itu secara tiba – tiba

“ Omonaa… Jonghyun SHINee” ucap Jae Hoon tanpa sadar. Jonghyun dan member SHINee yang lain hanya tersenyum mendengar ucapan Jae Hoon
“ Helloo… can someone tell me what happened?” tanya Jonghyun lagi
“ Jadi begini hyung ceritanya… blab la blab la” jelas Taemin panjang lebar. Jonghyun yang mendengarnya hanya bisa manggut – manggut.
“ Ohh jadi begitu ceritanya. Annyyeong Jae Hoon-ah, senang berkenalan denganmu” ucap Jonghyun sambil tersenyum dan menunjukan puppy eyes –nya. Dan lagi – lagi, Jae Hoon hanya bisa bengong melihat Jonghyun tersenyum ke arahnya.
“ Astaga Jae Hoon-ah, sudah kubilang jangan bersikap seperti itu saat bersama kami, lama – lama kau bisa kena serangan jantung. Arrasseo?” tanya Key lagi sambil mengacak – ngacak rambut Jae Hoon
“ Umm ne ne …. Akan aku coba” jawab Jae Hoon agak canggung
“ Sepertinyaa kita harus sering bertemu nihh supaya kamu bersikap biasa saat bersama kita kekekeke” ujar Jonghyun. Sesudah itu, mereka berenam mengobrol – ngobrol sampai larut malam.
“ Umm sepertinya sudah sangat larut, aku harus pulang” ujar Jae Hoon sambil beranjak dari kasur. Namun, tangannya ditahan oleh Key
“ Aigo, Jae Hoon-ah, kau ini masih sakit dan butuh banyak istirahat. Lebih baik kau menginap disini saja” pinta Key
“ Ne, betul kata Key hyung noona. Lebih baik kau menginap saja disini, kita tidak akan macam – macam kok. Lagipula kalau noona butuh apa – apa akan repot karna noona tinggal sendirian” Taemin menimpali
“ Gwenchana. Lagipula aku sudah baikan, kalau aku menginap aku hanya merepotkan kalian saja” ujar Jae Hoon mantap
“ Umm kau yakin Jae Hoon-ah?” tanya Onew khawatir
“ Ne Onew-ssi” jawab Jae Hoon sambil tersenyum
“ Baiklah biar Key yang mengantarmu. Kalau ada apa – apa jangan ragu untuk menghubungi kami yaa. Ini adalah nomor ponsel kami dan dorm kami” ujar Onew sambil memberikan secarik kertas
“ Kamsahamnida Onew-ssi” ucap Jae Hoon sambil memasukkan kertas tersebut ke dalam tas nya.” Jeongmal mianhe karna aku sudah merepotkan kalian” ujarnya lagi
“ Tidak merepotkan kok, ini bukan masalah bagi kami, lagipula kan yang kami tolong adalah shawol” ujar Minho
“ Umm baiklah sekali lagi kamsahamnida. Aku pamit yaaa” ujar Jae Hoon
 “ Annyeong. Hey Key jangan ngebut, kalau ngantuk istirahatlah berhentikan mobilmu dulu” nasihat Onew
“ Ne hyung. Aku pergi dulu yaa” ujar Key lalu masuk ke mobil. “ Kajja Jae Hoon-ah” ujar Key lagi. Lalu Jae Hon mengikuti Key kea rah mobilnya yang terparkir di luar dorm.
“ Noona, jangan sungkan yaa main ke dorm kami lagi” ujar Taemin
“ Ne. Annyeong semua” ujar Jae Hoon lalu masuk ke dalam mobil. Jae Hoon melambai dari dalam mobil lalu kemudian mobil sudah melaju ke rumah Jae Hoon

Di perjalanan menuju rumah Jae Hoon, Key & Jae Hoon hanya berdiam diri karena tidak tau harus mengobrol apa , suasana inilah yang membuat Jae Hoon gugup. Jae Hoon semakin salah tingkah karena sebentar – sebentar Key mengalihkan pandangannya ke  arah Jae Hoon
“ Yaaa Key, apa ada yang salah denganku?” tanya Jae Hoon
“ Hah? Memangnya ada apa denganmu?” tanya Key
“ Yaa Key, aku bertanya eh kau malah bertanya lagi” ujar Jae Hoon. “ Maksud dari pertanyaanku tadi, kenapa kau memperhatikan ku seperti itu?” tanyanya
“ Ohh itu. Anio, tidak ada yang salah denganmu. Umm kau kedinginan ?” tanya Key
“ Umm sedikit sihh” jawab Jae Hoon jujur. Mendengar jawaban Jae Hoon, Key mengambil jaket yang ada di kursi belakang dengan tangan kirinya sementara tangan kanannya mengemudikan mobil
“ Ini pakailah” ujar Key sambil menyodorkan jaket tersebut
“ Hah?” tanya Jae hoon
“ Sudah cepatlah pakai. Kondisi tubuhmu kan sedang tidak fit” ujar Key
“ Anio. Aku tidak apa –apa kok” tolak Jae Hoon lagi
“ Aiisshhh, cepatlah pakai atau aku yang akan memakaikannya?” tanya Key sambil tersenyum nakal
“ Yaa, pikiranmu itu yaaa. Yasudah aku pakai” ujar Jae Hoon sambil mengambil jaket tersebut dan memakainya
“ Nah begitu dongg. Eh apa tangan kananmu masih sakit?” tanya Key
“ Hmm sudah baikan kok. Paling besok sudah tidak bengkak” ujar Jae Hoon
“ Mianhe” ujar Key. Kemudian tangannya menggenggam tangan kanan Jae Hoon. Saking kagetnya, Jae Hoon tidak membalas ucapan Key dan mereka terus berpegangan tangan sampai akhirnya tiba di rumah Jae Hoon. Setelah mobil benar – benar berhenti, Key baru melepaskan genggaman tangannya
“Kamsahamnida Key” ujar Jae Hoon
“ Ne cheonmaneyo Jae Hoon-ah. Setelah ini kau tidur yaa, istirahat. Aku pamit yaa, sudah terlalu larut” ujar Key
“ Umm ne. Hati – hati di jalan yaa” ujar Jae Hoon lalu turun dari mobilnya. Setelah Jae Hoon turun, Key lalu membuka kaca jendela kursi penumpang depan.
“ Kalau ada apa – apa jangan sungkan hubungi aku atau member lainnya yaa. Annyeong” ujar Key
“ Umm ne ne. Annyeong” ujar Jae Hoon. Setelah itu, mobil Key melaju menuju dorm SHINee

“ Hahh… akhirnya sampai juga” ujar Key lalu masuk ke dalam dorm. Saat dia masuk, dia terkejut karena melihat Jonghyun yang masih belum tidur dan sedang senyum – senyum sendiri di ruang tv
“ Yaa hyung, kenapa kau senyum – senyum sendiri? Apa kau sudah gila?” tanya Key yang kemudian duduk di sebelah hyung –nya
“ Umm…. Anio” ujar Jonghyun kaget karena tiba – tiba saja Key sudah duduk di sebelahnya. “ Kau sudah pulang?” Jonghyun bertanya
“ Hyung kau ini pabbo yaa. Sudah jelas aku sudah sampai di dorm begini, bahkan duduk di sebelahmu , kalau aku belum pulang tidak mungkin lah aku ada disini sekarang. Ahh sudahlah, aku mengantuk. Aku duluan yaa, kau juga tidur, ingat jaga kesehatan” ujar Key lalu masuk ke kamarnya sedangkan Jonghyun tidak menggubris apa yang baru saja Key katakana
“Shin Soo Jung” ujar Jonghyun tanpa sadar sambil tersenyum. Dia masih saja mengingat kejadian tadi sore
~FLASHBACK~
Setelah selesai dari jadwalnya hari ini, Jonghyun memutuskan untuk membeli lollipop di salah satu mini market terdekat. Setelah cukup lama memilih lollipop, dia membayarnya dan keluar dari mini market tersebut namun karena kurang hati – hati, Jonghyun kembali menabrak seorang yeoja sampai yeoja tersebut jatuh tersungkur
“ Hey kau….” Bentakan yeoja itu terputus saat dia melihat siapa yang menabraknya
“ KAU?!” ujar Jonghyun dan yeoja itu bersamaan
“ Aigo, aku menabrakmu lagi. Mianhe” ucap Jonghyun sambil membantu yeoja itu berdiri. “ Emm bahumu yang waktu itu aku tabrak apa masih sakit?” tanya Jonghyun lagi
“ Gwenchana, aku tidak apa – apa. Bahuku juga tidak mengalami luka serius kok. Emm mianhe yaa waktu itu aku membentakmu, soalnya waktu itu aku sedang benar – benar emosi, apalagi bahuku juga sakit gara – gara kau ditambah lagi aku sudah lelah setelah bekerja seharian di rumah makan milik oemmaku” ujar yeoja tersebut sambil menunjukan wajah sedih
“ Loh kenapa kau yang meminta maaf? Harusnya aku yang meminta maaf padamu” ujar Jonghyun. “ Umm namamu itu Shin Soo Jung?” tanya Jonghyun
“ Ne, Shin Soo Jung imnida. Eh bagaimana kau tau?” tanya Soo Jung
“ Waktu itu aku mendengar oemma mu memanggil namamu. Eh tadi katanya kau punya rumah makan?” jawab Jonghyun
“ Umm ne benar. Tapi hanya rumah makan pinggiran yang kumuh dan kotor” jawab Soo Jung
“ Kapan – kapan boleh aku mampir?” tanya Jonghyun
“ Hah? Kau yakin?” tanya Soo Jung tak percaya
“ Ne. Waeyo? Tidak boleh memangnya?” Jonghyun balik bertanya
“ Eh anio anio, kau boleh kok mampir ke rumah makanku” jawab Soo Jung. Namun dalam hatinya Soo Jung berkata,
hmm sepertinya Kim Jonghyun adalah orang yang mudah aku permainkan, batinnya licik
“ Eh kenapa kau melamun begitu?” Jonghyun bertanya
“ Umm anio anio” tukas Soo Jung
“ Kau mau pulang?” tanya Jonghyun lagi
“ Ne Jonghyun-ssi. Waeyo?” Soo Jung balik bertanya
“ Hey jangan panggil aku dengan sebutan itu, panggil saja aku ‘ Jonghyun oppa’ “ ujar Jonghyun
“ Ohh baiklah, aku mau pulang. Waeyo Jonghyun oppa?” Soo Jung bertanya lagi
“ Nah begitu dong. Baiklah, kau aku antar pulang saja yaa, anggap saja sebagai permintaan maafku” ujar Jonghyun
“ Umm baiklah, tapi apa tidak merepotkan?” tanya Soo Jung
“ Anio. Sudah tidak apa – apa. Ayo cepat ikut aku ke mobil” ajak Jonghyun yang kemudian diikuti oleh Soo Jung. Kemudian dia mengantar Soo Jung ke rumahnya.
Sesampainya di depan rumah Soo Jung…..
“ Kamsahamnida Jonghyun oppa, mianhe aku merepotkanmu saja” ujar Soo Jung lalu hendak turun dari mobil Jonghyun namun Jonghyun menahannya
“ Waeyo Jonghyun oppa?” tanya Soo Jung kebingungan karena Jonghyun menahannya
“ Hmm bolehkah aku meminta nomor ponselmu?” tanya Jonghyun
“ MWO?! Seorang Jonghyun SHINee meminta nomor ponselku?” tanya Soo Jung tak percaya
“ Umm ne. waeyo? Memangnya salah yaa?” tanya Jonghyun
“ Anio oppa. Ini nomorku” ujar Soo Jung sambil memberitahu nomor ponselnya.
Setelah mereka bertukar nomor ponsel, mobil Jonghyun pergi ke dorm SHINee. Sepanjang perjalanan pulang, Jonghyun tidak bisa berhenti memikirkan Soo Jung sedangkan Soo Jung memikirkan rencana licik untuk mempermainkan Jonghyun.
~FLASHBACK END~
“ Aigo, kenapa daritadi aku tidak berhenti memikirkannya yaa? Apa aku jatuh cinta dengannya?” ujar Jonghyun. “ Ahh sudahlah, lebih baik aku tidur saja” ujarnya lagi. Kemudian dia masuk ke dalam kamar dan  tidur



                                                                                                                                Part 6 TBC



FF - UNBELIEVABLE LOVE PART 4

Author : Casey
Main Cast : Choi Jae Hoon aka Jae Hoon
                  : Kim Kibum aka Key
                  : Kim Jonghyun aka Jonghyun
                  : Choi Minho aka Minho
                  : Lee Taemin aka Taemin
                  : Lee Jinki aka Onew
Supporting Cast : Shin Soo Young
                           : Shin Soo Jung
                           : Oemma Jae Hoon
                           : Oemma Soo Young
                           : Mr Kim aka Manager Café “Coffee Time”
                           : Mr Park aka CO – Owner Café  “Coffee Time” 
                                                dan sahabat Mr Kim
Length : Series
Genre : Friendship & Romance
Rating : SU
NB : Ini FF pertama aku yang terinspirasi dari FF yang judulnya “ My SHINee Girl”. Alurnya mungkin sama, tapi aku udah mikirin endingnya dan semoga ga sama kaya ending FF “My SHINee Girl”. Nama Soo Jung juga diambil dari FF itu. Mianhe kalo tiap partnya pendek – pendek. Mianhe juga kalo ada salah pengetikan. Jangan lupa comment yaa ^^ Oke sekarang kita mulai ceritanyaa :DD

Yeoja yang ditabrak Jonghyun jatuh terduduk di lantai karena dia bertabrakan lumayan kencang dengan Jonghyun. Spontan dia berteriak dan mengerang kesakitan.
“  Aigo, jeongmal mianhe nona” ujar Jonghyun sambil membantunya berdiri
“  Hey kau ini….. apaan sih pegang – pegang?! Lepaskan… gausah pegang – pegang dehh. Dasar namja genit yange mencari kesempatan dalam kesempitan saja. Ini gara – gara kau bahuku jadi sakit. Kalau sampai kenapa – kenapa apa kau mau bertanggung jawab huh?!” bentak yeoja tersebut. Jonghyun dan member SHINee yang lainnya hanya bisa diam mendengar omelan yeoja tersebut. Kejadian ini mengingatkan Key pada Jae Hoon
“ Jae Hoon” ujar Key tanpa sadar
“ Hey apa yang barusan kau bilang hah?!” bentak yeoja tersebut kepada Key
“ Umm anio… aku pikir kau temanku, ternyata aku salah mengenali orang. Mianhe… umm kau tidak apa – apa?” Tanya Key kemudian
“ Apanya yang tidak apa – apa huh?! Ini bahuku jadi sangat sakit kalau digerakkan. Awas yaa kalau sampai terluka parah, aku akan menuntut kalian berlima” bentak yeoja itu. Member SHINee yang lain tentu saja kaget bukan main.
“ Yaa hyung.. apa dia tidak tau siapa kita?” bisik Taemin dan Minho ke telinga Onew
“ Aku rasa dia tidak tau siapa kita, kalau dia tau siapa kita, dia pasti sudah berteriak – teriak bahkan menangis karena bertemu dengan SHINee, 5 namja terganteng, terkeren dan terpopuler di Korea tanpa di sengaja” ujar Onew panjang lebar. Jonghyun, Key, Minho & Taemin hanya geleng – geleng kepala mendengar ucapan hyung –nya itu
“ Hey ngapain kalian geleng – geleng kepala huh?!” bentak yeoja itu
“ Umm tidak apa – apa, lagian….” Ucapan Jonghyun terpotong karena tiba – tiba saja ada yang berteriak.
“ Yaa Shin Soo Jung! Apa yang kau lakukan hah?!Katanya hanya ingin membuang sampah tapi kenapa lama sekali. Cepat kemari bantu oemma!!” ucap seorang wanita tua
“ Umm ne ne ne oemma. Chakkaman” ujar yeoja yang bernama Shin Soo Jung itu. “ Ingat yaa, kalau sampai bahuku ini kenapa – kenapa aku akan menuntut kalian. Jangan coba – coba lari!” bentaknya kepada member SHINee lalu berlari meninggalkan mereka
“  Buseetttt deh hyung, yeoja tersebut galak bangeet. Key hyung aja tidak pernah membentak kita seperti itu” ujar Taemin sambil melingkarkan lengannya di pinggang Minho
“ Yaa Lee Taemin!! Apa – apaan kau ini hah?” ujarnya sambil melepaskan pelukan Taemin dan berjalan kea rah mobil mereka. “ Ayo cepatlah sedikit, aku sudah lelah” ujar Minho lagi.


Sementara itu…
“ Yaa Soo Jung-ah, apa yang kau lakukan huh?!” bentak oemma –nya saat Soo Jung menghampirinya.
“ Loh oemma kok malah membentakku sih? Itu tadi namja itu menabrakku dan membuat bahuku sakit yaa jelas aku marah padanya dan teman – temannya itu” ujar Soo Jung kesal
“ Hiyaa, kau ini buta atau tolol huh?! Mereka itu SHINee, boyband Korea yang sedang naik daun, bahkan kepopularitasan mereka sudah sampai di luar negeri sana. Namja tadi yang menabrakmu itu adalah Jonghyun SHINee” jelas oemma –nya panjang lebar.
“ Jinja?! Mereka pasti banyak duit dong oemma?” Tanya Soo Jung antusias
“ Yaa iya itu mereka. Oemma saja yang sudah tau begini masih bisa melihat mereka itu siapa dan kau tau sudah pasti mereka itu banyak duiit” ujar oemma –nya sambil memukul kepala anaknya.
“ Oemma… sakit tau” ujar Soo Jung sambil mengusap – ngusap kepalanya.
“ Pokoknya dengarkan rencana oemma, kau dekati salah satu dari mereka, buat mereka terpesona dengan kecantikan mu setelah itu kau habiskan hartanya. Oemma sarankan kau dekati Key SHINee karena dia member terkaya di SHINee, dia juga fashionable, tentu dia akan mengubah penampilanmu yang dekil ini dan akan menjamin kehidupan kita. Atau Onew SHINee, dia itu adalah pewaris tunggal pemilik took daging terkemuka di Korea” jelas oemma –nya panjang lebar
“ huhh sudah kuduga kalau Key bukan orang sembaarangan, terlihat jelas dari penampilan dan sikapnya itu” tutur Soo Jung
“ Dengar Soo Jung, mereka pasti sangat menjamin kehidupan kita, kalau kau mau mengikuti permainan oemma kehidupan kita naik drastis dan kita tidak eprlu bekerja lagi. Arrasseo?” ujar oemma –nya
“ Arrasseo oemma. Ayo kita pulang, aku sudah lelah” ujar Soo jung sambil berlalu meninggalkan oemmanya
“ Yaa Shin Soo Jung, bantu oemma sini” ucap oemma –nya sambil berlari menyusul putri semata wayangnya itu

Akhirnya mereka sampai juga di dorm mereka yang baru. Dorm mereka yang sekarang lebih luas dan tentunya lebih bagus. Disini ada 5 kamar tidur untuk masing – masing member dan ada 3 kamar mandi serta ada juga kamera pengintai di ruang tengah untuk mengawasi tingkah laku para member SHINee. Kamera ini akan terhubung di rumah manager mereka.
“ Yippiee…. Akhirnya sampai juga di dorm…. Huaa rasanya aku sangat mengantuk” ujar Taemin sambil meregangkan ototnya yang kaku.
“ Iyaa aku juga ngantuu…… ayoo kita tidur” ujar Onew kemudian beranjak ke kamar untuk berganti pakaian. Taemin dan Minho juga melakukan hal yang sama. Setelah semuanya berganti baju, Onew, Minho & Taemin tidur terlebih dahulu meninggalkan Jonghyun dan Key yang sedang menonton tv bersama. Sebenarnya mereka tidak menonton tv, mereka terhanyut dalam pikiran masing – masing sementara tv dibiarkan menyala
“ Umm Key” panggil Jonghyun
“  Waeyo hyung?” Tanya Key tanpa mengalihkan pandangannya dari tv
“ Yeoja yang tadi aku tabrak lumayan juga yaa. Sepertinya dia tidak tau siapa kita, polos lagi orangnya well walaupun agak galak. Jaman sekarang kan susah mencari yeoja yang menerima kita apa adanya, menerima kita bukan sebagai artis serta semua kepopularitasan dan kekayaan yang kita miliki” ujar Jonghyun sambil tersenyum.
“ Ummm” jaawab Key asal
“ Bagaimana kalau bahu –nya terluka parah yaa? Aku harus bagaimana Key? ” Tanya Jonghyun lagi
“ Umm” jawab Key lagi
“ Yaa  kau ini… tidak mendengarkan apa yang aku bicarakan yaa?” Tanya Jonghyun agak kesal
“ Umm aku dengar kok hyung… hanya saja aku sedang memikirkan keadaan Jae Hoon sekarang” ujar Key tanpa sadar.
“ Jae Hoon? Siapa itu?” Tanya Jonghyun penasaran
“ Dia yeoja yang aku tabrak itu, yang bekerja di café tempat kita makan waktu itu. Dia cantik dan manis yaa hyung” jawab Key tanpa sadar.
“ Wuaahh Kibum-ah, rupanya kau jatuh cinta pada yeoja tersebut yaa” goda Jonghyun
“ Umm itu… maksudku….” Jawab Key gugup, mukanya kini merah padam seperti udang rebus.
“ Wedehh si Jae Hoon mengalihkan dunia dongsaengku nih kekekeke” ujar Jonghyun yang sukses membuat wajah Key semakin merah
“ Yaa hyung, apa – apaan kau ini. Sudahlah aku mau tidur saja” ujar Key lalu beranjak dari sofa dan masuk ke kamarnya.
“ Yeobo… tunggu aku dongg… masa gitu aja marah sihh say” goda Jonghyun sambil menyusul Key masuk ke kamar nya.
“ Aisshhh hyung… sana tidur di kamar mu sendiri” ujar Key sambil mendorong tubuh Jonghyun keluar kamarnya lalu mengunci pintunya.
“ Yaahh si yeobo mah baru di goda dikit aja udah marah” ujar Jonghyun lalu masuk ke kamarnya.

“ Huaa aku kangen Key… pengen bangeetttt ketemu dia lagi” ujar Jae Hoon yang kini berada di dalam kamarnya. “ Apa aku sms dia aja yaa? Hmm tapi jangan deh, mungkin dia udah lupa sama aku, kan banyak banget shawol di luar sana” ujar Jae Hoon lagi.
Aissshhh mana tadi si Soo Young bikin kesel, dia ga percaya apa aku ketemu sama Key SHINee?? Huhh liat aja nanti, ga bakal dikenalin deh sama SHINee, batin Jae Hoon. Tak lama kemudian dia sudah berada di pulau mimpi


Hari ini sampai 3 hari seterusnya Jae Hoon dan Soo Young libur bekerja karena dapur café tersebut akan direnovasi, supaya tidak mengganggu kenyamanan para pengunjung, maka café tersebut di tutup. Jae Hoon dan Soo Young memutuskan untuk berkeliling kota Seoul dengan berjalan kaki.Setelah cukup lama mereka berkeliling menikmati pemandangan kota Seoul, mereka akhirnya merasa lapar.
“ Hahh… Aku lelah dan sangat lapar. Jae Hoon-ah, ayo kita istirahat dulu” pinta Soo Young kepada sahabatnya itu.
“ Umm aku juga lapar. Kau tau tidak di sekitar sini ada warung makan yang murah meriah?” Tanya Jae Hoon.
“ Ani. Aku belum pernah ke kawasan sini sebelumnya. Kita lihat – lihat saja” ujar Soo Young. Mereka berdua kembali menelusuri jalan sambil memperhatikan sekitarnya. Akhirnya sampailah mereka di sebuah gang, di ujung gang, terdapat rumah makan yang kecil namun ramai oleh pengunjung. Dari penampilan rumahnya, mereka sudah bisa menduga kalau harga makanan di rumah makan tersebut bisa dibilang murah.
“ Jae Hoon-ah, bagaimana kalau kita makan di rumah makan itu saja? Keliatannya rumah makan itu ramai pengunjung dan sudah pasti harganya tidak akan terlalu mahal” Tanya Soo Young sambil menunjuk rumah makan tersebut.
“ Umm ne. Kajja” ujar Jae Hoon. Mereka berdua menyusuri gang tersebut lalu masuk ke dalam rumah makan tersebut. Kebetulan kondisi rumah makan tersebut sedang ramai pengunjung, jadi mereka cukup kesusahan mencari tempat duduk. Akhirnya mereka dapat tempat duduk di dekat dapur rumah makan tersebut yang letaknya cukup terpencil. Tak lama kemudian datanglah seorang yeoja.
“Mau pesan apa?” Tanya yeoja tersebut tanpa basa – basi                                                             
“ Umm bolehkah kami lihat menu –nya terlebih dahulu?” Jae Hoon balik bertanya.
“ Ohh pengunjung baru rupanya… baiklah ini menunya” ujar yeoja tersebut sambil memberikan menu.
“ Hey tambah satu mangkuk lagi ramennya” ujar seorang bapak tua yang merupakan salah satu pengunjung café tersebut.
“ Umm ne ahjussi. Chakkaman, aku akan kembali sebentar lagi. Cepat tentukan pesanan kalian” ujar yeoja tersebut kemudian meninggalkan mereka. Tak kurang dari 5 menit, yeoja tersebut kembali lagi ke meja Soo Young & Jae Hoon dan menanyakan hal yang sama
“ Bagaimana… sudah tentukan apa pesanan kalian?” Tanya yeoja tersebut
“ Umm kami pesan 2 hot & spicy mushroom udon dan 2 botol air mineral ya” ujar Jae Hoon. Setelah mencatat pesanan, yeoja tersebut berlalu meninggalkan mereka. 15 menit kemudian yeoja tersebut datang lagi sambil membawakan pesanan mereka. Jae Hoon dan Soo Jung makan dengan lahap. Tak kurang dari 10 menit, hidangan di depan mereka sudah masuk ke dalam perut. Setelah selesai, Jae Hoon dan Soo Young berjalan ke arah yeoja tersebut
“ Umm jadi berapa semuanya?” Tanya Jae Hoon. Belum sempat yeoja tersebut menjawab, terdengar bunyi telfon yang amat nyaring dari dapur. KRING!!! Yang tak lama kemudian disusul oleh suara teriakan
“ Yaa Shin Soo Jung… tolong angkat telfonnya… oemma sedang sibuk membuat kimchi” ujar seorang ahjumma yang ternyata adalah pemilik rumah makan tersebut.
“ Umm ne ne oemma” jawab Soo Jung, kemudian dia segera meninggalkan Jae Hoon dan Soo Young untuk mengangkat telfon. “ Oemma, apa pesanan Mrs. Jung sudah siap? Dia minta diantarkan ke rumahnya sore ini pukul 6” ujar Soo Jung dari arah dapur
“ Ne sudah selesai. Bilang padanya nanti kau yang akan mengantarnya” ujar oemma –nya
“ Huhh selalu saja aku yang mengantar setiap pesanan” gerutu Soo Jung. Setelah selesai menerima telfon, Soo Jung kembali lagi ke tempat tadi dia meninggalkan Jae Hoon dan Soo Young. “ Umm tadi kalian nanya apa?” ujar Soo Jung
“ Umm jadi berapa semuanya?” Tanya Jae Hoon.
“ Semuanya jadi 6000won” ujar yeoja tersebut.
“ Ini uangnya” ujar Jae Hoon sambil memberikan uangnya.
“ Gomawo. Jangan lupa mampir lagi” ujar yeoja tersebut. Kemudian Jae Hoon dan Soo Young meninggkan rumah makan tersebut


“ Hmm harganya bisa dibilang cukup murah yaa, makanannya juga lumayan enak” komentar Soo Young saat mereka dalam perjalanan pulang.
“ Yaa Soo Young-ah, apanya yang kau bilang murah hah? Porsinyaa kurang besar itu” komentar Jae Hoon
“ Jelaslah untuk seorang yeoja yang suka makan seperti kita porsinya memang kurang besar. Tapi nanti temani aku makan disana lagi yaaa” pinta Soo Young
“ Kau suka sekali yaa makanan disana?” Tanya Jae Hoon
“ Umm ne. Rasa udonnya benar – benar enakk, pedasnyaa juga pas” ujar Soo Young
“ Memang enak sih masakannnya, cuman yeoja yang bernama Shin Soo Jung itu juteeeekkk yaaa” ujar Jae Hoon
“ Ne. Benar. Dia harus belajar caranya melayani pelanggan dari kita tuhh” ujar Soo Young membanggakan dirinya.
“ Ne benar. Dia harus belajar dari kita tuhh. Soo Young-ah, sekarang kita mau kemana?” Tanya Jae Hoon
“ Umm aku juga tidak tau” jawab Soo Young
“ Kalau begitu kita pulang saja, langit sudah mendung nih, kalau hujan akan sangat repot karena diantara kita tidak ada yang membawa paying ataupun topi” ujar Jae Hoon
“ Ne kau benar. Ayo kita pulang” seru Soo Young
Namun terlambat, sebelum mereka sampai rumah, hujan lebat terlah mengguyur Kota Seoul. Beruntung, mereka sudah sampai di halte bus dekat rumah mereka.
“ Hiyaa hujan, ayo berteduh di tempat itu” ajak Soo Young
Akhirnya, mereka berteduh disitu dengan tubuh yang basah kuyup. Mereka juga menggigil kedinginan. Berjam – jam mereka menunggu namun hujan tak kunjung reda. Di sela – sela bunyi hujan, hp Soo Young berbunyi menandakan ada sms masuk. DRT DRT DRT !!!
-MESSAGE OPEN-
Soo Young-ah, kau dimana? Pamanmu datang, dia bilang nenek sakit. Kita harus segera pulang ke Daegu
-SENDER : Oemma Tersayang-
Mata Soo Young terbelalak kaget saat membaca sms oemma –nya, dia merasa sedih karena neneknya yang sudah tua itu memang sering jatuh sakit.
-REPLY-
To : Oemma Tersayang
Aku ada di halte bus dekat rumah oemma, sekarang aku bersama Jae Hoon sedang berteduh karena hujannya lebat sekali. Aku akan segera pulang setelah hujannya agak reda
-MESSAGE SEND-
Tanpa Soo Young sadari, Jae Hoon sedari tadi memperhatikan raut muka sahabatnya, karena khawatir akhirnya dia memberanikan diri untuk bertanya
“ Waeyo Soo Young-ah?” Tanya Jae Hoon
“ Umm pamanku datang untuk menjemput kami pulang ke Daegu karena nenekku sakit” ucap Soo Young sedih. Lagi – lagi, hp Soo Young berbunyi. DRT DRT DRT!!!
-MESSAGE OPEN-
Baiklah, kau tunggu saja disitu, kita akan menjemputmu kesana. Oemma akan membereskan bajumu dan barang – barangmu. 10 menit lagi kita sampai
-SENDER : Oemma Tersayang-
Setelah membaca pesan dari oemma –nya, Soo Young tidak membalasnya. Dia merasa tak enak jika meninggalkan sahabatnya, Jae Hoon dalam keadaan seperti ini.
“ Hmm Jae Hoon-ah, aku akan dijemput kesini lalu kami akan langsung berangkat ke Daegu. Mungkin baru akan kembali besok atau lusa. Jeongmal mianhe aku tidak bisa menemani mu” ucap Soo Young dengan muka menyesal
“ Gwenchana Soo Young-ah, aku bisa kok pulang sendiri, paling tidak lama lagi juga hujan akan reda. Kau pergi saja, tidak usah mengkhawatirkan ku” ujar Jae Hoon meyakinkan sahabatnya itu
“ Tapi aku benar – benar tidak enak padamu Jae Hoon-ah” ujar Soo Young
“ Gwenchana Soo Young-ah, kau lebih baik memikirkan nenekmu yang lebih membutuhkan mu, kau tidak usah memikirkanku. Aku titip salam yaa buat nenekmu dan kalau kau bertemu dengan oemma dan dongsaeng – dongsaengku bilang pada mereka aku baik baik saja” ujar Jae Hoon
Dari kejauhan ada sebuah mobil yang menerobos hujan dan mobil itu berhenti di depan mereka.
“ Eh itu mobilnya sudah datang. Kau tidak apa – apa aku tinggal?” Tanya Soo Young
“ Hiyaa Soo Young-ah, kau tidak usah mengkhawatirkanku. Sudah cepatlah pergi, jangan banyak tanya lagi, aku sudah kedinginan ini” ujar Jae Hoon sambil menggigil
“ Aigo, tapi itu kau kedinginan seperti itu” ujar Soo Young lagi.
“ Gwenchana Soo Young-ah, sudah cepat pergi” ujar Jae Hoon
“Hmm baiklah hati – hati yaa. Jaga kesehatanmu, jeongmal mianhe aku harus meninggalkanmu” ucap Soo Young lalu dia masuk ke mobil. Kemudian mobil tersebut pergi meninggalkan Jae Hoon sendirian di halte bus.
“ Huhh hujan cepatlah reda. Kepalaku sudah sangat pusing dan aku sangat kedinginan” ucap Jae Hoon menggigil. Dari kejauhan terlihat sebuah mobil mengahampiri halte tempat Jae Hoon berteduh. Setelah mobil tersebut terpakir di depan halter tersebut, jendela di kursi penumpang terbuka dan memperlihatkan pengendara mobil tersebut.
“ Jae Hoon-ah, sedang apa kau disitu?” tanya orang tersebut. Namun belum sempat Jae Hoon menjawab pertanyaan orang tersebut dan menyadari siapa orang tersebut, dia jatuh pingssan



                                                                                                                        Part 5 TBC