Author : Casey
Main Cast : Choi Jae Hoon aka Jae Hoon
: Kim Kibum aka Key
: Kim Jonghyun aka Jonghyun
: Choi Minho aka Minho
: Lee Taemin aka Taemin
: Lee Jinki aka Onew
Supporting Cast : Shin Soo Young
: Shin Soo Jung
: Oemma Jae Hoon
: Oemma Soo Young
: Mr Kim aka Manager Café “Coffee Time”
: Mr Park aka CO – Owner Café “Coffee Time”
: Mr Park aka CO – Owner Café “Coffee Time”
dan sahabat Mr Kim
Length : Series
Genre : Friendship & Romance
Rating : SU
NB : Ini FF pertama aku yang terinspirasi dari FF yang judulnya “ My SHINee Girl”. Alurnya mungkin sama, tapi aku udah mikirin endingnya dan semoga ga sama kaya ending FF “My SHINee Girl” dan nama Soo Jung juga diambil dari FF itu. Mianhe kalo tiap partnya pendek – pendek. Mianhe juga kalo ada salah pengetikan. Jangan lupa comment yaa ^^ Oke sekarang kita mulai ceritanyaa :DD
Setelah 45 menit pingsan, Jae Hoon akhrinya mulai tersadar. Walaupun kepalanya masih dan tubuhnya juga masih lemah namun dia mencoba membuka matanya walaupun matanya terasa masih berat untuk dibuka. Jae Hoon menyadari bahwa dia berada di suatu kamar yang hangat. Wangi kamarnya sangat berbeda dengan wangi kamar Jae Hoon. Pikirannya mulai memikirkan hal – hal yang buruk. Dia takut kalau saat ini dia sedang di culik dan dibawa kabur keluar kota. Jae Hoon sekuat tenaga mencoba untuk bangun namun dia tidak bisa. Jae Hoon melihat sekeliling kamar sampai akhirnya matanya terpaku pada seorang namja yang sedang tertidur di kursi, kepala namja tersebut menindih tangan kanan Jae Hoon. Jae Hoon merasa familier dengan namja ini. Jae Hoon berusaha mengingat siapa namja ini namun kepalanya malah terasa pusing. Akhirnya Jae Hoon memutuskan untuk menyentuh kepala namja itu, walau sentuhannya pelan, namja tersebut terbangun. Betapa kagetnya Jae Hoon saat menyadari siapa namja tersebut
“ Jae Hoon-ah, akhirnya kau bangun juga” ujar Key sambil tersenyum
“ Omoo…….kau…..kau Key SHINee?” tanya Jae Hoon terkejut
“ Aigo Jae Hoon-ah, ini kan bukan pertama kalinya kita bertemu, mulai sekarang cobalah kau hilangkan kekagetanmu saat bertemu denganku, apa kau mau kena serangan jantung setiap bertemu denganku huh? karena kita akan sering – sering bertemu setelah ini, Arrasseo?” tanya Key sambil tersenyum sambil mengacak – ngacak rambutnya
“ Umm ne arrasseo” jawab Jae Hoon sambil membalas senyuman hangat dari Key. “ Umm Key, sekarang aku ada dimana? Bagaimana kau bisa menemukanku?” tanyanya lagi
“ Sekarang kau ada di dorm SHINee dan berada di kamar ku, aku yang membawa mu kesini karena aku menemukanmu” ujar Key
“ Omoo…. Aku berada di dorm SHINee?!” tanya Jae Hoon tak percaya
“ Umm ne ne” jawab Key sambil memegang kening Jae Hoon.” Baguslah panasnya sudah turun” ujar Key lagi
“ Umm Key, apakah pantas seorang shawol masuk ke dalam kamar idolanya. Apalagi aku tiduran di kamarmu dan aku seorang yeoja pula” ujar Jae Hoon polos, yang membuat Key tertawa
“ Kekekekeke. Gwencahana Jae Hoon-ah, lagipula Onew hyung, Minho & Taemin sudah tau kok, sekarang malah mereka sedang menyiapkan makanan untukmu” ujar Key
“ Jinja?!” ujar Jae Hoon terkejut. Baru saja Jae Hoon selesai berbicara, pintu kamar dibuka. Terlihatlah 3 namja tampan berdiri di ambang pintu. Onew membawa nampan berisi makanan, Minho membawa air putih hangat dan Taemin membawa obat untuk Jae Hoon.
“ Annyeong Jae Hoon-ah, sudah siuman rupanya kau” sapa Onew yang kemudian masuk ke dalam kamar dan diikuti oleh Minho dan Taemin. Jae Hoon semakin terkejut saat melihat ketiga namja ini
Omoo, apakah ini mimpi? Berada di dorm SHINee, berada di kamar Key SHINee dan ditemani olehnya dan sekarang ada 3 namja tampan yang membawakanku obat, makanan dan minuman, batin Jae Hoon.
“ Sudahlah Jae Hoon-ah jangan kaget seperti itu sudah kubilang mulai sekarang biasakan bertemu dengan kami” ujar Key sambil tersenyum
“ Wahh noona kau memang neommu yeppeo, pantas saja Key betah bertemu denganmu” ucap Taemin polos. Mendengar ucapan polos si maknae, Jae Hoon hanya tersipu malu
“ Ya Taemin-ah, apa – apaan kau ini. Sudah ayo dimakan Jae Hoon” ujar Key sambil mengambil semangkuk bubur dar nampan yang dibawa Onew
“ Ayo buka mulutmu” pinta Key
“ Umm Key, aku bisa makan sendiri kok” ujar Jae Hoon dan mencoba mengambil sendok dari tangan Key
“ Anio, biar aku saja yang menyuapimu. Atau kau mau disuapi oleh member lainnya?” tanya Key sambil memasang muka kecewa
“ Umm ani, bukan begitu maksudku tapi….” Ujar Jae Hoon yang merasa tak enak karena membuat Key kecewa. Belum selesai Jae Hoon berbicara, Key memotongnya
“ Nah baiklah kalau begitu, sekarang buka mulutmu” pinta Key lagi. Karena tidak membuat Key kecewa lagi, akhirnya Jae Hoon membuka mulutnya dan memakan bubur buatan Onew
“ Bagaimana rasanya?” tanya onew
“ Hmmmmm….. enaak sekali” jawab Jae Hoon sambil mengacungkan kedua tangannya kea rah Onew.
“ Jinja?!” tanya Onew dengan muka sumringah
“ Ne. Sangat enak malah” jawab Jae Hoon sambil tersenyum
“ Yippiee…….akhirnya ada seorang yeoja yang memuji masakanku, biasanya selalu saja Key yang dipuji” ujar Onew kegirangan. Melihat tingkah kekanak – kanakan hyung-nya, member lainnya hanya bisa tertawa dan geleng – geleng kepala sedangkan Jae Hoon hanya bisa tersenyum melihat pemandangan di depannya. Setelah makan dan minum obat, Jae Hoon kembali bertanya kepada Key
“ Umm Key, bagaimana kau tau bahwa aku sedang berteduh di halte tersebut?” tanya Jae Hoon
“ Kebetulan aku baru pulang dari suatu acara dan aku juga kebetulan lewat situ, dari kejauhan aku melihat kau sedang berteduh di halte sambil menggigil kedinginan jadi aku memutuskan untuk ke halte tersebut. Saat aku panggil kau malah jatuh pingsan. Maka dari itu aku membawamu kesini” jelas Key panjang lebar
“ Iya. Kami sangat kaget saat mendengar suara Key hyung yang mengetuk pintu dengan kencang sambil berteriak – teriak. Saat aku membuka pintu kulihat dia basah kuyup sambil menggendongmu” tutur Minho yang sedari tadi hanya diam saja
“ Jeongmal kamsahamnida semuanya. Mianhe aku telah merepotkan kalian. Aku tak tau bagaimana harus membalas kebaikan kalian” Ujar Jae Hoon sambil berusaha membungkuk
“ Cheonmaneyo. Ini bukan masalah bagi kami” ujar Key mewakili hyung dan dongsaeng –nya
“ Hmm noona, bolehkah aku tanya sesuatu?” ujar Taemin
“ Umm ne. memangnya apa yang mau kau tanyakan?” Jae Hoon balik bertanya sambil tersenyum
“ Katanya kau sudah jadi shawol sejak lama kan, nah shawol pasti punya bias yang sangat dia kagumi, aku penasaran, siapa member favoritmu?” tanya Taemin. Mendengar pertanyaan Taemin, Jae Hoon berpikir sejenak sebelum akhirnya menjawab
“ Hmm sejujurnya aku suka semua tapi member favoritku itu Key” jawab Jae Hoon sambil tersenyum. Mendengar Key disebut sebagai member favorit oleh Jae Hoon, spontan dia tersenyum senang
“ Lalu bagaimana kesanmu setelah bertemu dengan kami?” tanya Taemin lagi
“ Umm kalian ramah dan baik dan ternyata kalau diliat aslinya, kalian memang lebih cakep, ganteng dan cool. Aku juga tidak menyangka kalau kalian ternyata tinggi – tinggi yaa” jawab Jae Hoon. Mendengar pujian yang ditujukan pada member SHINee, mereka tersenyum
“ Kamsahamnida” ujar member SHINee bersamaan
“ Lalu bagaimana tanggapan mu tentang ku?” tanya seorang namja yang tiba – tiba saja muncul di ambang pintu. “ Eitttssss, sepertinya aku ketinggalan sesuatu nihh. Bagaimana bisa seorang yeoja berada di dorm kita dan tertidur di kamarmu Key? “ tanya namja itu. Jae Hoon hanya bisa bengong melihat kemunculan namja itu secara tiba – tiba
“ Omonaa… Jonghyun SHINee” ucap Jae Hoon tanpa sadar. Jonghyun dan member SHINee yang lain hanya tersenyum mendengar ucapan Jae Hoon
“ Helloo… can someone tell me what happened?” tanya Jonghyun lagi
“ Jadi begini hyung ceritanya… blab la blab la” jelas Taemin panjang lebar. Jonghyun yang mendengarnya hanya bisa manggut – manggut.
“ Ohh jadi begitu ceritanya. Annyyeong Jae Hoon-ah, senang berkenalan denganmu” ucap Jonghyun sambil tersenyum dan menunjukan puppy eyes –nya. Dan lagi – lagi, Jae Hoon hanya bisa bengong melihat Jonghyun tersenyum ke arahnya.
“ Astaga Jae Hoon-ah, sudah kubilang jangan bersikap seperti itu saat bersama kami, lama – lama kau bisa kena serangan jantung. Arrasseo?” tanya Key lagi sambil mengacak – ngacak rambut Jae Hoon
“ Umm ne ne …. Akan aku coba” jawab Jae Hoon agak canggung
“ Sepertinyaa kita harus sering bertemu nihh supaya kamu bersikap biasa saat bersama kita kekekeke” ujar Jonghyun. Sesudah itu, mereka berenam mengobrol – ngobrol sampai larut malam.
“ Umm sepertinya sudah sangat larut, aku harus pulang” ujar Jae Hoon sambil beranjak dari kasur. Namun, tangannya ditahan oleh Key
“ Aigo, Jae Hoon-ah, kau ini masih sakit dan butuh banyak istirahat. Lebih baik kau menginap disini saja” pinta Key
“ Ne, betul kata Key hyung noona. Lebih baik kau menginap saja disini, kita tidak akan macam – macam kok. Lagipula kalau noona butuh apa – apa akan repot karna noona tinggal sendirian” Taemin menimpali
“ Gwenchana. Lagipula aku sudah baikan, kalau aku menginap aku hanya merepotkan kalian saja” ujar Jae Hoon mantap
“ Umm kau yakin Jae Hoon-ah?” tanya Onew khawatir
“ Ne Onew-ssi” jawab Jae Hoon sambil tersenyum
“ Baiklah biar Key yang mengantarmu. Kalau ada apa – apa jangan ragu untuk menghubungi kami yaa. Ini adalah nomor ponsel kami dan dorm kami” ujar Onew sambil memberikan secarik kertas
“ Kamsahamnida Onew-ssi” ucap Jae Hoon sambil memasukkan kertas tersebut ke dalam tas nya.” Jeongmal mianhe karna aku sudah merepotkan kalian” ujarnya lagi
“ Tidak merepotkan kok, ini bukan masalah bagi kami, lagipula kan yang kami tolong adalah shawol” ujar Minho
“ Umm baiklah sekali lagi kamsahamnida. Aku pamit yaaa” ujar Jae Hoon
“ Annyeong. Hey Key jangan ngebut, kalau ngantuk istirahatlah berhentikan mobilmu dulu” nasihat Onew
“ Ne hyung. Aku pergi dulu yaa” ujar Key lalu masuk ke mobil. “ Kajja Jae Hoon-ah” ujar Key lagi. Lalu Jae Hon mengikuti Key kea rah mobilnya yang terparkir di luar dorm.
“ Noona, jangan sungkan yaa main ke dorm kami lagi” ujar Taemin
“ Ne. Annyeong semua” ujar Jae Hoon lalu masuk ke dalam mobil. Jae Hoon melambai dari dalam mobil lalu kemudian mobil sudah melaju ke rumah Jae Hoon
Di perjalanan menuju rumah Jae Hoon, Key & Jae Hoon hanya berdiam diri karena tidak tau harus mengobrol apa , suasana inilah yang membuat Jae Hoon gugup. Jae Hoon semakin salah tingkah karena sebentar – sebentar Key mengalihkan pandangannya ke arah Jae Hoon
“ Yaaa Key, apa ada yang salah denganku?” tanya Jae Hoon
“ Hah? Memangnya ada apa denganmu?” tanya Key
“ Yaa Key, aku bertanya eh kau malah bertanya lagi” ujar Jae Hoon. “ Maksud dari pertanyaanku tadi, kenapa kau memperhatikan ku seperti itu?” tanyanya
“ Ohh itu. Anio, tidak ada yang salah denganmu. Umm kau kedinginan ?” tanya Key
“ Umm sedikit sihh” jawab Jae Hoon jujur. Mendengar jawaban Jae Hoon, Key mengambil jaket yang ada di kursi belakang dengan tangan kirinya sementara tangan kanannya mengemudikan mobil
“ Ini pakailah” ujar Key sambil menyodorkan jaket tersebut
“ Hah?” tanya Jae hoon
“ Sudah cepatlah pakai. Kondisi tubuhmu kan sedang tidak fit” ujar Key
“ Anio. Aku tidak apa –apa kok” tolak Jae Hoon lagi
“ Aiisshhh, cepatlah pakai atau aku yang akan memakaikannya?” tanya Key sambil tersenyum nakal
“ Yaa, pikiranmu itu yaaa. Yasudah aku pakai” ujar Jae Hoon sambil mengambil jaket tersebut dan memakainya
“ Nah begitu dongg. Eh apa tangan kananmu masih sakit?” tanya Key
“ Hmm sudah baikan kok. Paling besok sudah tidak bengkak” ujar Jae Hoon
“ Mianhe” ujar Key. Kemudian tangannya menggenggam tangan kanan Jae Hoon. Saking kagetnya, Jae Hoon tidak membalas ucapan Key dan mereka terus berpegangan tangan sampai akhirnya tiba di rumah Jae Hoon. Setelah mobil benar – benar berhenti, Key baru melepaskan genggaman tangannya
“Kamsahamnida Key” ujar Jae Hoon
“ Ne cheonmaneyo Jae Hoon-ah. Setelah ini kau tidur yaa, istirahat. Aku pamit yaa, sudah terlalu larut” ujar Key
“ Umm ne. Hati – hati di jalan yaa” ujar Jae Hoon lalu turun dari mobilnya. Setelah Jae Hoon turun, Key lalu membuka kaca jendela kursi penumpang depan.
“ Kalau ada apa – apa jangan sungkan hubungi aku atau member lainnya yaa. Annyeong” ujar Key
“ Umm ne ne. Annyeong” ujar Jae Hoon. Setelah itu, mobil Key melaju menuju dorm SHINee
“ Hahh… akhirnya sampai juga” ujar Key lalu masuk ke dalam dorm. Saat dia masuk, dia terkejut karena melihat Jonghyun yang masih belum tidur dan sedang senyum – senyum sendiri di ruang tv
“ Yaa hyung, kenapa kau senyum – senyum sendiri? Apa kau sudah gila?” tanya Key yang kemudian duduk di sebelah hyung –nya
“ Umm…. Anio” ujar Jonghyun kaget karena tiba – tiba saja Key sudah duduk di sebelahnya. “ Kau sudah pulang?” Jonghyun bertanya
“ Hyung kau ini pabbo yaa. Sudah jelas aku sudah sampai di dorm begini, bahkan duduk di sebelahmu , kalau aku belum pulang tidak mungkin lah aku ada disini sekarang. Ahh sudahlah, aku mengantuk. Aku duluan yaa, kau juga tidur, ingat jaga kesehatan” ujar Key lalu masuk ke kamarnya sedangkan Jonghyun tidak menggubris apa yang baru saja Key katakana
“Shin Soo Jung” ujar Jonghyun tanpa sadar sambil tersenyum. Dia masih saja mengingat kejadian tadi sore
~FLASHBACK~
Setelah selesai dari jadwalnya hari ini, Jonghyun memutuskan untuk membeli lollipop di salah satu mini market terdekat. Setelah cukup lama memilih lollipop, dia membayarnya dan keluar dari mini market tersebut namun karena kurang hati – hati, Jonghyun kembali menabrak seorang yeoja sampai yeoja tersebut jatuh tersungkur
“ Hey kau….” Bentakan yeoja itu terputus saat dia melihat siapa yang menabraknya
“ KAU?!” ujar Jonghyun dan yeoja itu bersamaan
“ Aigo, aku menabrakmu lagi. Mianhe” ucap Jonghyun sambil membantu yeoja itu berdiri. “ Emm bahumu yang waktu itu aku tabrak apa masih sakit?” tanya Jonghyun lagi
“ Gwenchana, aku tidak apa – apa. Bahuku juga tidak mengalami luka serius kok. Emm mianhe yaa waktu itu aku membentakmu, soalnya waktu itu aku sedang benar – benar emosi, apalagi bahuku juga sakit gara – gara kau ditambah lagi aku sudah lelah setelah bekerja seharian di rumah makan milik oemmaku” ujar yeoja tersebut sambil menunjukan wajah sedih
“ Loh kenapa kau yang meminta maaf? Harusnya aku yang meminta maaf padamu” ujar Jonghyun. “ Umm namamu itu Shin Soo Jung?” tanya Jonghyun
“ Ne, Shin Soo Jung imnida. Eh bagaimana kau tau?” tanya Soo Jung
“ Waktu itu aku mendengar oemma mu memanggil namamu. Eh tadi katanya kau punya rumah makan?” jawab Jonghyun
“ Umm ne benar. Tapi hanya rumah makan pinggiran yang kumuh dan kotor” jawab Soo Jung
“ Kapan – kapan boleh aku mampir?” tanya Jonghyun
“ Hah? Kau yakin?” tanya Soo Jung tak percaya
“ Ne. Waeyo? Tidak boleh memangnya?” Jonghyun balik bertanya
“ Eh anio anio, kau boleh kok mampir ke rumah makanku” jawab Soo Jung. Namun dalam hatinya Soo Jung berkata,
hmm sepertinya Kim Jonghyun adalah orang yang mudah aku permainkan, batinnya licik
“ Eh kenapa kau melamun begitu?” Jonghyun bertanya
“ Umm anio anio” tukas Soo Jung
“ Kau mau pulang?” tanya Jonghyun lagi
“ Ne Jonghyun-ssi. Waeyo?” Soo Jung balik bertanya
“ Hey jangan panggil aku dengan sebutan itu, panggil saja aku ‘ Jonghyun oppa’ “ ujar Jonghyun
“ Ohh baiklah, aku mau pulang. Waeyo Jonghyun oppa?” Soo Jung bertanya lagi
“ Nah begitu dong. Baiklah, kau aku antar pulang saja yaa, anggap saja sebagai permintaan maafku” ujar Jonghyun
“ Umm baiklah, tapi apa tidak merepotkan?” tanya Soo Jung
“ Anio. Sudah tidak apa – apa. Ayo cepat ikut aku ke mobil” ajak Jonghyun yang kemudian diikuti oleh Soo Jung. Kemudian dia mengantar Soo Jung ke rumahnya.
Sesampainya di depan rumah Soo Jung…..
“ Kamsahamnida Jonghyun oppa, mianhe aku merepotkanmu saja” ujar Soo Jung lalu hendak turun dari mobil Jonghyun namun Jonghyun menahannya
“ Waeyo Jonghyun oppa?” tanya Soo Jung kebingungan karena Jonghyun menahannya
“ Hmm bolehkah aku meminta nomor ponselmu?” tanya Jonghyun
“ MWO?! Seorang Jonghyun SHINee meminta nomor ponselku?” tanya Soo Jung tak percaya
“ Umm ne. waeyo? Memangnya salah yaa?” tanya Jonghyun
“ Anio oppa. Ini nomorku” ujar Soo Jung sambil memberitahu nomor ponselnya.
Setelah mereka bertukar nomor ponsel, mobil Jonghyun pergi ke dorm SHINee. Sepanjang perjalanan pulang, Jonghyun tidak bisa berhenti memikirkan Soo Jung sedangkan Soo Jung memikirkan rencana licik untuk mempermainkan Jonghyun.
~FLASHBACK END~
“ Aigo, kenapa daritadi aku tidak berhenti memikirkannya yaa? Apa aku jatuh cinta dengannya?” ujar Jonghyun. “ Ahh sudahlah, lebih baik aku tidur saja” ujarnya lagi. Kemudian dia masuk ke dalam kamar dan tidur
Part 6 TBC
No comments:
Post a Comment